SuaraSumbar.id - Seorang pria berinisial TI (44) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), nekat terjuni jurang. Diduga, TI melakukan percobaan bunuh lantaran frustasi menanggung sakit yang kunjung sembuh.
Aksi nekat itu dilakukan TI di jurang kawasan Kelok Jariang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (30/11/2021).
Kapolsek AKP Zamzami mengatakan, korban nekat terjun ke jurang karena tidak percaya diri lagi dengan penyakit yang dideritanya. Lebih-lebih penyakit tersebut tidak kunjung sembuh setelah dia melakukan berbagai pengobatan.
"Padahal istrinya tidak mempermasalahkan penyakit yang dideritanya. Mungkin karena malu sehingga mencoba mengakhiri hidupnya," kata Zamzami yang menyampaikan gamblang soal penyakit pria tersebut.
Beruntung, aksi nekat tersebut tidak menghilangkan nyawanya. Pria tersebut ditemukan selamat berada di dasar jurang dengan mengalami sejumlah luka.
"Korban ditemukan didasar jurang sedalam sekitar 30 kilometer dari lokasi awal ia terjun dengan kondisi luka berat," tuturnya.
Zamzami juga membeberkan ihwal kejadian. Pihaknya mendapatkan laporan dari salah saksi melihat ada seorang pria mengendarai sepeda motor berhenti di pinggir jurang sekitar pukul 18.00 WIB.
"Saksi korban sedang ada masalah. Mempunyai firasat buruk saksi kembali melihat korban, ternyata sudah tidak ada, hanya ada motor beat warna merah dan handphone di tempat kejadian," katanya.
Selanjutnya saksi melihat ke arah jurang seperti ada jejak bekas ada orang jatuh dengan rumput-rumput yang berantakan. Handphone yang ada di jok motor korban tiba-tiba berdering.
Baca Juga: Kepala Sopir Angkot Robek Dibacok Preman Pasar Raya Padang
"Saksi mengangkat telpon tersebut dan ternyata istri korban yang menelepon dan saksi memberitahu kejadian. Selanjutnya istri korban langsung menuju ke Polsek Bungus Teluk Kabung untuk melaporkan kejadian," tutupnya.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Hendri Septa Janji Kawal Kasus Kejahatan Seksual Anak di Padang Sampai Tuntas
-
Waspada! Predator Seks Anak Marak di Padang, 8 Pelaku Diciduk dalam Sebulan
-
Geger, Karyawan Jasa Pelaminan di Padang Tewas Gantung Diri
-
Duel Gara-gara Musik Organ Tunggal, Seorang Pria di Padang Tewas Ditikam
-
Miris, Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Padang Meningkat 100 Persen Selama 2021
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?
-
Jalan Malalak Agam Belum Dibuka, Hanya Sepeda Motor Warga Lokal yang Boleh Melintas
-
Benarkah THR PNS 2026 Cair 26 Februari? Ini Besaran Nominalnya
-
5 Pilihan Hotel Nyaman dan Berkelas di Malang, Pas untuk Liburan atau Urusan Bisnis
-
Benarkah MBG Dibagikan Saat Sahur? Ini Penjelasan BGN