SuaraSumbar.id - DPRD Sumatera Barat (Sumbar) memastikan akan menggelar rapat paripurna soal usulan hak angket terkait kasus surat sumbangan bertandatangan Gubernur Sumbar Mahyeldi pada bulan Oktober ini.
Hal itu dinyatakan Ketua DPRD Sumbar Supardi. “Waktunya belum ditetapkan, itu kan kewenangan dari badan musyawarah, setelah gelaran hari ulang tahun provinsi, badan musyawarah akan segera menggelar rapatnya,” kata Supardi, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (1/10/2021).
Supardi mengatakan, anggota DPRD yang memberikan tanda tangan sebanyak 17 orang. Tidak ada penambahan tanda tangan, sebab sudah masuk ke sekretariat.
“Untuk kelengkapan sudah semua, terkait pembahasan kita serahkan ke Bamus,” imbuhnya.
Menurut Supardi, DPRD Sumbar telah menyelesaikan agenda salah satunya, pembahasan RAPBD Tahun 2022.
Diketahui, surat sumbangan bertandatangan gubernur Sumbar tersebut sudah diproses oleh pihak Kepolisian. Namun sampai saat ini belum tampak bagaimana kejelasan hukumnya.
Diberitakan sebelumnya, juru bicara hak angket, Nurnas menyebutkan kasus terkait surat sumbangan bertandatangan gubernur ini menjadi perhatian publik. Bahkan juga turut disorot Mendagri, KPK, Ombudsman dan KI Sumbar.
“Agar persoalan ini dapat diselesaikan secara objektif maka diajukan hak angket. Juga menghindari krisis kepercayaan dari masyarakat,” ungkap Nurnas.
Baca Juga: Jalan Menuju Solok Selatan Rusak Parah, Gubernur Sumbar Sebut Ulah Tambang Galian C
Berita Terkait
-
Tuntut Evaluasi Penanganan Covid-19, Ratusan Mahasiswa Demo Gubernur Sumbar
-
Duh! Tak Digaji Sejak April 2020, Puluhan Karyawan Hotel Basko Padang Mengadu DPRD Sumbar
-
Tak Gentar Hadapi Hak Angket DPRD, Gubernur Sumbar: Kita Ikuti Saja
-
Polemik Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur, Tiga Fraksi DPRD Sumbar Ajukan Hak Angket
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Prajurit Kopassus Berpangkat Letda Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi
-
Dua Perampok yang Tewaskan Nenek 61 Tahun di Solok Selatan Ditangkap
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan