SuaraSumbar.id - Seorang penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Padang, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan tewas gantung diri, Rabu (8/9/2021) malam.
Warga binaan itu bernama Fadli. Dia diketahui masih berstatus sebagai tahanan pengadilan dan belum dijatuhi vonis.
"Kejadian ini diketahui ketika petugas melakukan patroli rutin untuk memeriksa keadaan di sekeliling, saat itulah ditemukan yang bersangkutan," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumbar, Ali Syah Bana, Kamis (9/9/2021).
Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) itu dilaporkan gantung diri menggunakan celana panjang di lingkungan klinik yang sepi serta tidak ada aktivitas di sekitarnya.
Usai kejadian, warga binaan yang tersandung kasus pencurian dengan kekerasan itu langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Setelah itu polisi beserta pegawai membawa warga binaan ke rumah sakit, kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.
Ali menceritakan awalnya pada 7 September 2021 WBP tersebut melaporkan kehilangan penciuman dan rasa makanan ke klinik Rutan Padang. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis oleh dokter dan menjalani tes antigen Covid-19 dengan hasil negatif.
Hanya saja pada Rabu malam WBP tersebut ditemukan gantung diri oleh petugas, dan dinyatakan meninggal dunia.
Pada Rabu malam usai kejadian pihak kepolisian dari Polsek Koto Tangah telah mendatangi sekaligus mencek lokasi kejadian.
Baca Juga: Bocah SD di Sleman Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya, Diduga Merasa Tertekan
Berdasarkan laporan diketahui warga binaan itu meninggal murni gantung diri, dan keluarga telah mengetahui kejadian. (ANTARA)
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
PNS di Tuban Gantung Diri Dalam Kamar Usai Antar Istri ke Rumah Mertua
-
Cerita Miris Warga Gunungkidul Terjerat Pinjol Laknat, Jual Rumah Hingga Gantung Diri
-
Kabur dari Rumah Sakit Jiwa, Petani Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri
-
Viral di Medsos, Polisi Datangi Rumah Wanita Korban Komplotan Begal di Padang
-
Belum Bayarkan Insentif Nakes, Wali Kota Padang dan 9 Kepala Daerah Ditegur Mendagri
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan