SuaraSumbar.id - Penyidik Polda Sumatera Barat (Sumbar) memanggil Bupati Solok Epyardi Asda. Pemanggilan itu adalah buntut dari perseteruannya dengan Ketua DPRD Solok, Dodi Hendra.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu membenarkan pemanggilan Bupati Solok Epyardi Asda.
Menurut Satake, penyidik memanggil Bupati Solok Epyardi Asda dengan tujuan untuk mediasi terkait perseteruannya dengan Ketua DPRD Solok Dodi Hendra.
"Ya, kita sudah panggil yang bersangkutan. Ini terkait pelaporan Ketua DPRD Solok yang melaporkan dirinya dengan dugaan pencemaran nama baik," katanya kepada SuaraSumbar.id, Sabtu (34/8/2021).
Baca Juga: Mantap! Cuma SMA Ini yang Punya Ekskul Ekstrem yang Menantang Nyali di Udara, Paralayang
Terpisah, pengacara Bupati Solok, Suharizal membantah adanya pemanggilan terhadap kliennya oleh Polda Sumbar.
"Informasi pemanggilan hari kini tidak ada. Lebih baik ditanya langsung kepada pak Satake (Kabid Humas Polda Sumbar)," jawabnya singkat.
Sebelumnya, Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra melaporkan Bupati Solok Epyardi Asda, Sabtu (9/7/2021) karena diduga melanggar undang-undang ITE tentang pencemaran nama baik.
Pelaporannya ke Mapolda karena Epyardi Asda diduga telah menyebarluaskan rekaman percakapan yang bunyinya bahwa dirinya telah dituduh melakukan pengumpulan-pengumpulan uang.
"Dalam rekaman disebut-sebut nama pribadi saya dalam percakapan yang dilontarkan saudara Septrismen (suara dalam rekaman). Kemudian rekaman itu disebarkan oleh saudara Epyardi Asda," kata Dodi Hendra usai pelaporannya ke Polda Sumbar.
Baca Juga: BPOM Periksa Makanan yang Dikonsumsi 3 Bocah Kakak Beradik Tewas di Solok Selatan
Selain dirinya, dalam rekaman juga disebut institusi-institusi lain sehingga telah mencoreng dan mencacatkan nama Kabupaten Solok.
"Yang saya laporkan hari ini adalah khusus pribadi saya," katanya.
Diakui Dodi, rekaman itu disebarkan ke group WhatsApp Tukang Ota Paten Top 100 beberapa waktu lalu. Ia mengetahui rekaman itu disebar dua hari setelahnya.
"Dari mana-mana nelpon saya (usai disebarkan) Membuat saya down, keluarga saya mentalnya nggak bagus jadinya," imbuhnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Menguak Dugaan Keterlibatan Aparat di Balik Tambang Ilegal Solok: Jangan Cuma Berhenti di Pemecatan AKP Dadang
-
Polisi Tembak Polisi dan Pelajar, DPR: Perlukah Izin Senpi Polisi Ditinjau Ulang?
-
Berpetualang Menyusuri Keindahan Solok, Kebun Teh Hingga Danau Kembar
-
Akhir Tragedi Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, AKP Dadang Resmi Dipecat
-
Sahroni Peringatkan Kapolda Sumbar: Jangan Main-main, Lurus-lurus Saja Tangani Kasus Polisi Tembak Polisi!
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Padang-Jakarta Tembus Rp 10 Jutaan, ke Malaysia Hanya Rp 1,4 Juta
-
8 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 3 Tewas!
-
Langkah Hebat Desa Wunut, Bagi-Bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warga
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI