Sering Berulah
Potensi besar yang dimiliki Okto Maniani tak diiringi dengan sikap-sikap profesional. Sebab, dia sering melakukan tindakan indisipliner.
Sepanjang perjalanan kariernya, masa kerja Okto bersama klub-klub Indonesia terbilang sangat singkat. Dia sering berpindah-pindah klub.
Okto juga sempat tercatat sebagai pemain Persewar Waropen di Liga 2 2019. Bersama klub itu, ia masih saja berulah.
Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain selama enam bulan untuknya.
Sebab, Okto melakukan tindakan tak terpuji saat menusuk perut wasit menggunakan gagang bendera. Momen ini terjadi pada laga antara Persewar kontra Mitra Kukar.
Bisa jadi, aksi itu menjadi salah satu momen puncak yang menyebabkan kejatuhan karier Okto di jagad sepak bola nasional.
Dia sempat memperkuat Persiba Balikpapan pada Liga 2 2020. Namun, kabarnya ia mengakhiri kariernya karena kompetisi terhenti akibat pandemi Covid-19. [Muh Adif]
Baca Juga: Pesepakbola Nasional Okto Maniani Resmi Gabung Partai Gelora
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying