"Nggak nyaman aja sama tetangga saya," ujar wanita itu.
Selanjutnya, pria tersebut penasaran dengan sosok tetangga yang membuat ibu itu tidak nyaman.
Saat melihat sebelah rumah, pria tersebut justru kabur dan membatalkan untuk membeli rumah itu.
Usut punya usut, sebelah rumah yang ingin dijual itu merupakan pemakaman umum.
Terlihat pohon beringin besar dan sejumlah batu nisan berada di sebelah rumah tersebut.
Mengetahui fakta dari rumah tersebut, warganet ikut memberikan tanggapannya.
"Itu tetangganya kan rumah masa depan," balas warganet.
"Jangankan sejuta, dikasih aja nggak mau aku," komentar warganet.
"Tetangganya nggak asik, diajak ngobrol pada nggak mau," timpal warganet lain.
Baca Juga: Batal Dijual, Rumah Mewah Anang Hermansyah Bakal Direnovasi
"Malah seneng tetangganya nggak cerewet malah hidup tenang," kata warganet lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Keuntungan Membeli TV Coocaa Garansi Resmi di Blibli
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan
-
Tips Bangun dari Tempat Tidur yang Aman untuk Cegah Nyeri Punggung
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota