SuaraSumbar.id - Seluruh objek wisata di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) masih tutup hingga awal Agustus 2021. Pengunjung wisata juga belum mengalami kenaikan meski penyekatan sudah ditiadakan.
"Kota Bukittinggi memasuki periode PPKM Level 3. Objek wisata masih belum dibuka untuk umum. Penutupan juga dilakukan di Taman Jam Gadang," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Bukittinggi, Yulman Yudhistira, dilansir dari Antara, Rabu (28/7/2021).
Objek Wisata di Kota Bukittinggi telah beberapa kali mengalami proses buka tutup sesuai dengan rapat Forkopimda yang disesuaikan.
"Untuk menghindari keramaian, kita tahu Bukittinggi adalah Kota Wisata, artinya banyak pengunjung dan wisatawan dari berbagai daerah datang berkunjung, untuk sementara ditutup," kata dia.
Salah seorang pengunjung Kota Bukittinggi, Wahyu (42) mengatakan ia hanya singgah berbelanja di kota ini dari Kota Padang.
"Saya sudah tahu bahwa objek wisata di Bukittinggi tutup, saya hanya sedikit berbelanja di Pasar Atas dan juga penasaran dengan bagaimana lengangnya kota ini yang biasanya selalu ramai hingga malam hari," kata dia.
Kota Bukittinggi tetap menjadi tujuan wisatawan khususnya warga yang datang dari Padang menuju Pekanbaru walaupun objek wisatanya ditutup.
"Karena jalan tidak lagi disekat, kami bisa singgah sebentar di kota sejuk ini melepas lelah bersama keluarga walau tidak bisa masuk ke dalam Taman Jam Gadang dan Objek Wisata, paling tidak masih bisa berjalan di Pasar Ateh dan sedikit belanja," tukasnya.
Baca Juga: Bank Mandiri Tutup Semua Kantor di Aceh, Ini Penyebabnya
Berita Terkait
-
PPKM Mikro Level 3, Kota Bukittinggi Tetap Tutup Objek Wisata
-
Hutan Lindung Kemiling di OKU Dijadikan Objek Wisata Taman Hutan Raya
-
Catat! Ini Jadwal Perpanjangan Penutupan Objek Wisata Candi Arjuna
-
Respons Sangat Bagus, Pemkab Gunungkidul Gelar Vaksinasi Covid-19 di Objek Wisata
-
Menikmati Keindahan Objek Wisata Sikulikap di Tanah Karo
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus