SuaraSumbar.id - Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), berada di tingkat PPKM Mikro Level 3. Namun, semua objek wisata di daerah tersebut masih ditutup.
Hal itu dibenarkan Kabag Humas Pemkot Bukittinggi, Yulman. Menurutnya, semua tempat wisata di Kota Bukittinggi masih ditutup untuk wisatawan.
“Belum ada surat edaran yang keluar mengenai (pembukaan) hal itu,” kata Yulman, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (27/7/2021).
Sebelumnya, pemerintah Bukittinggi memutuskan untuk menutup seluruh objek wisata di daerah itu terhitung 6 Juli 2021 karena Bukittinggi termasuk salah satu kota di Sumbar dan luar pulau Jawa dan Bali yang mesti menerapkan PPKM dikarenakan adanya lonjakan kasus Covid-19.
Selama PPKM darurat, pihak kepolisian pun melakukan penyekatan arus masuk kota guna menekan penularan Covid-19 dari luar daerah.
Dikarenakan kasus Covid-19 melandai, Bukittinggi pun tidak memperpanjang PPKM darurat dan berakhir tanggal 25 Juli 2021.
Meski demikian, pemko Bukittinggi terus mengimbau masyarakat untuk jangan lengah dan abai terhadap protokol kesehatan Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia