SuaraSumbar.id - Sepekan jelang hari Raya Idul Adha 1442 H, Dinas Peternakan (Distan) Kota Padang telah memeriksa sebanyak 1.125 ekor sapi kurban. Dari jumlah tersebut, 42 ekor di antaranya dinyatakan tidak layak disembelih.
Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Distan Kota Padang, Sofia Hariyani mengatakan, pemeriksaan terhadap hewan kurban merupakan agenda rutin setiap tahunnya menjelang hari raya Idul Adha.
"1.125 ekor sapi tersebut merupakan data dari 25 titik penampungan dan penjualan hewan kurban di Kota Padang," katanya, Kamis (15/7/2021).
Hewan kurban yang dinyatakan tidak layak disembelih umurnya belum cukup dua tahun sesuai dengan syarat dan ketentuannya. Kemudian kondisi kesehatan fisik hewan tidak sehat.
"Sebanyak 25 ekor sapi terkonfirmasi belum cukup cukup umur, selebihnya karena cacat , seperti dalam kondisi tidak sehat," katanya.
Dijelaskannya, untuk tahun 2021, Distan Kota Padang menargetkan sebanyak 35 titik penampungan dan penjualan sapi kurban yang diperiksa diwilayah Kota Padang.
"Kami melakukan beberapa pemeriksaan seperti melihat kondisi fisik dari sapi kurban, meliputi memeriksa kondis mata sapi, hidung, telinga dan lainnya," imbuhnya.
Sementara Kepala Distan Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan, pemantauan dan pengawasan terhadap kandang dan tempat penampungan hewan kurban sendiri akan dilakukan secara rutin untuk memastikan hewan kurban yang akan dikonsumsi oleh masyarakat aman dan sehat.
"Bahkan pada hari penyembelihan hewan kurban, petugas Keswan dan Kesmavet juga akan dikerahkan ke masjid dan musala untuk memastikan daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat bersih dan tidak berpenyakit," katanya.
Baca Juga: Heboh! Pria Maling Celana Dalam dan BH di Padang Terekam CCTV, Videonya Viral
Kemudian Distan Kota Padang memprediksi pada Idul Adha tahun ini, jumlah hewan kurban di kota Padang akan mengalami peningkatan antara 5 persen sampai 10 persen dibandingkan dengan tahun 2020 lalu.
"Tahun 2020 silam, jumlah hewan kurban yang disembelih di kota Padang mencapai 7.053 ekor hewan kurban, terdiri dari sapi sebanyak 6.239 ekor, kambing sebanyak 813 ekor, dan hewan kerbau sebanyak 1 ekor," tuturnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Sepekan Buron, Izet Pemalak Sopir Truk di Padang Diciduk di Tanah Datar
-
Izet Pemalak Sopir Truk di Padang Tak Kunjung Tertangkap, Polda Sumbar Turun Tangan
-
Rutan Anak Air Padang Klaim 90 Persen Narapidana Sudah Disuntik Vaksin
-
Hari Pertama Penyekatan PPKM Darurat di Padang, 600 Kendaraan Putar Balik
-
Bantah Rampas Tanah Warga, Ketua DPRD Kabupaten Solok: Saya Punya Surat Jual Beli
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
Terkini
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai