SuaraSumbar.id - Seorang tahanan Polres Bukittinggi, Sumatera Barat, menangis saat disuntik vaksin Covid-19. Peristiwa itu terjadi saat pelaksanaan vaksinasi di Mako Polres Bukittinggi, Selasa (29/6/2021).
Tahanan yang menangis itu diketahui terjerat kasus narkoba. Dia meminta agar tidak divaksin karena takut dengan jarum suntik.
Alhasil, petugas kesehatan dan anggota polisi terpaksa menenangkan tahanan tersebut saat disuntik vaksin. Dia sempat dipegang petugas hingga akhirnya diberikan suntikan vaksin Sinovac.
Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, pihaknya mewajibkan seluruh tahanan di Polres maupun di polsek untuk dilakukan vaksin.
"Dari 7 Polsek dan Polres Bukttinggi yang ada seluruh tahanan diwajibkan untuk divaksin," katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.
Pihaknya juga memberikan layanan vaksinasi bagi masyarakat umum yang bekerjasama dengan puskesmas terdekat.
"Ayo kita sukseskan vaksinansi ini. Manfaatkan vaksin gratis ini. Kita sehat keluarga sehat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying