SuaraSumbar.id - Aksi premanisme kian marak di sejumlah lokasi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Aksi dugaan pemalakan itu terjadi di tempat-tempat wisata dan bahkan menyasar panti asuhan.
Aksi premanisme itu terjadi di Panti Asuhan/Rumah Singgah dan Thafidz Jasmine Nabila Inayah yang beralamat di Jalan Sumatera No E/7 Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
Kapolresta Padang Kombes Imran Amir mengatakan, oknum yang melakukan pemalakan merupakan pemuda setempat. Mereka meminta sejumlah uang yang dikumpulkan dari para donatur.
"Berdasarkan keterangan pengelola panti asuhan, mereka meminta bagian bantuan dari donatur yang diterima oleh panti," katanya, Rabu (23/6/2021).
Pemalakan itu bermula saat bulan suci Ramadan. Ketika itu ada donatur yang datang mengantarkan bantuan. Kemudian mereka datang dan meminta kepada pihak panti agar bantuan diberikan kepada mereka sebagian.
"Karena takut, pihak panti terpaksa memberikan bantuan dari donatur kepada pemuda tersebut berupa minuman Fanta sebanyak 8 botol," katanya.
Selama bulan puasa itu, kata dia, para pemuda datang sebanyak 3 kali meminta bantuan. Bahkan ada juga beberapa pemuda dalam meminta bantuan dengan alasan untuk memperbaiki drainase.
Namun saat itu pihak panti tidak memberikan bantuan tetapi pemuda tersebut mengancam dengan mengucapkan "apabila tidak mau, jangan salah kami jika terjadi apa-apa di panti ini".
"Karena alasan takut, pengelola terpaksa memberikan apa yang diminta pemuda tersebut," imbuhnya.
Baca Juga: Dinkes Minta Tertibkan Penyedia Tes Covid-19 di Padang, Ini Alasannya
Setelah ditindaklanjuti oleh tim gabungan Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Padang Utara, pelaku berjumlah tiga orang. Masing-masing pelaku memang warga Kota Padang.
"Jumlah pelaku tiga orang. Dua sudah dibekuk. Mereka berinisial A (30) dan AM (47). Sedangkan satu pelaku lainnya masih diburu," terangnya.
Panti asuhan/Rumah Singgah dan Thafidz Jasmine Nabila Inayah, Kota Padang. (Suara.com/B. Rahmat)
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit