SuaraSumbar.id - Seorang Mantan pegawai honorer Satpol Padang Pariaman diringkus jajaran Polres Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Pria berinisial EP (30) itu diduga mencuri barang dalam jok sepeda motor yang sedang terparkir di halaman minimarket Mayang Taurai di Jalan Sukarno Hatta, Kecamatan Lubuk Basung, Agam pada Selasa (8/6/2021).
Informasinya, polisi melacak keberadaan EP karena aksinya mencuri terekam kamera pengawas atau CCTV. Hal itu dinyatakan Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, Jumat (11/6/2021).
Dari penangkapan EP, kata AKBP Dwi Nur, petugas mengamankan sepeda motor merek Honda Beat BM 4184 LL, Honda Vario BA 3614 TS beserta dan tunai Rp 110 ribu.
"Tersangka mengambil barang di dalam jok sepeda motor korban. Pengakuannya barang itu untuk keperluan sehari-hari," katanya.
Dari hasil penyelidikan, tersangka EP ternyata sudah beraksi di 12 tempat kejadian perkara dan semuanya berada di wilayah hukum Polres Agam.
Pada September 2020, tersangka berhasil mengambil dompet berisikan uang Rp1,5 juta yang terletak di dalam sepeda motor merek Yamaha Mio yang sedang parkir di depan SDN 05 Simpang Tigo Kecamatan Lubuk Basung.
Sedangkan pada Februari 2021 tersangka berhasil mencuri satu unit telepon genggam merk Oppo A12 dari dalam kantong sepeda motor yang parkir di depan kedai depan SMPN 3 Lubuk Basung.
"EP menjual telpon genggam tersebut seharga Rp 1,1 juta," katanya.
Sementara pada Maret 2021, tersangka melakukan pencurian dompet berisikan uang tunai Rp 1,2 juta di SDLB Lubukbasung, mencuri satu buah helm di parkir SDLB Lubuk Basung dan sejumlah aksi pencurian helm lainnya.
Baca Juga: Kawasan Dekat Kantor Walkot Jaksel Rawan Maling, Korban: 8 Kali Motor Hilang Dicuri
Saat ini, EP meringkuk di sel tahanan Polres Agam. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 Jo Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. (Antara)
Berita Terkait
-
Terekam CCTV, Maling Gasak Motor di Rumah Dekat Kantor Wali Kota Jakarta Selatan
-
Maling di Pos Rumah Dinas Kemenag Sumbar, 2 Pria Ditembak Polisi
-
Begini Hasil Pembahasan Komnas KIPI Soal Kasus Guru Honor Tewas Usai Divaksin Covid-19
-
Pegawai Honorer di Meranti Bertambah Ratusan Orang, BKD Klaim Tidak Ada Data Fiktif
-
Balai Kota Bogor Mau Digeruduk Simpatisan HRS, Ini Yang Akan Dilakukan Satpol PP
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Fenomena Sinkhole Limapuluh Kota Perlu Kajian Tim Geolistrik, Pantau Kondisi di Bawah Permukaan!
-
Dua Dugaan Penyebab Sinkhole di Sawah Limapuluh Kota versi IAGI, Dari Batu Kapur hingga Erosi Pipa
-
Pelaku Penganiaya Nenek yang Tolak Tambang Ilegal di Pasaman Ditangkap, Ini Kata Wagub Sumbar
-
Wali Kota Marah Pasar BTC Bukittinggi Bermasalah, Bulan Depan Dipagar Semua!
-
Tinggalkan Daerah Sumber Longsor Maninjau, 54 Warga Mengungsi di Pinggir Kelok 44 Agam