SuaraSumbar.id - Seorang bocah tewas usai tenggelam di Pemandian Batang Tabik, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (28/5/2021).
Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga, korban yang merupakan siswa SMP Negeri 1 Kelas VII Payakumbuh itu awalnya berenang di dalam kolam besar pemandian Batang Tabik bersama-temannya atau di pemandian yang lama.
Sebelum mencebur ke kolam pemandian untuk terakhir kalinya, korban sudah berencana pulang bersama teman-temannya.
Namun, setelah menyantap mie instan, korban ingin berenang sebentar sebelum pulang. Nahas, korban terjun ke kolam sendirian tanpa sepengetahuan teman-temannya.
Tak lama berselang, teman-temannya melihat tangan korban menggapai-gapai dari tengah kolam seperti minta tolong.
Sontak, teman-teman korban berteriak minta tolong kepada pengunjung yang sudah mulai sepi. Pengunjung yang masih berada di sekitar kolam pun langsung menolong korban dan dinaikkan ke atas.
Saat itu, korban sudah pingsan dan langsung di bawa ke Puskesmas terdekat. Namun, karena keadaan kritis serta pingsan, akhirnya korban dilarikan ke RSUD Adnan Wd Payakumbuh.
Tapi, nyawa korban tak tertolong saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kini, jenazah korban sudah di bawa kerumah duka kawasan Bunian, Kecamatan Payakumbuh Utara.
Klarifikasi manajemen Batang Tabik Water Park
Terkait tenggelamnya bocah SMP itu, Manager Batang Tabik Water Park, Albireo memberikan mengklarifikasi soal tersebarnya foto-foto insiden maut di tempat pemandian Batang Tabik tersebut.
Dalam klarifikasinya, Albireo menegaskan insiden tewasnya seorang remaja laki-laki saat mandi tersebut bukan di Batang Tabik Water Park. Melainkan di pemandian Batang Tabik yang lokasinya memang bersebelahan dengan Batang Tabik Water Park.
“Kami sangat menyayangkan foto Batang Tabik Water Park tampil di halaman berita beberapa portal berita dan Facebook. Padahal kejadian tenggelamnya remaja tersebut di pemandian Batang Tabik, bukan di Batang Tabik Water Park,” sebut Arbi Reo kepada Covesia.com--jaringan Suara.com, Sabtu (29/5/2021).
Akibat tampilnya foto Batang Tabik Water Park dalam insiden tenggelamnya remaja tersebut, banyak mitra dan pelanggan yang merasa terganggu. Hal ini bisa berdampak buruk dalam perjalanan dan perkembangan Batang Tabik Water Park kedepannya.
“Dengan meluruskan hal ini. Kami harap tidak ada stigma buruk kepada kami. Pengelolaan Batang Tabik Water Park kami jamin profesional. Di setiap kolam ada penjaga dan tim cepat tanggap sebagai resque,” sebut Reo lagi.
Berita Terkait
-
Heboh Pria Onani di Pinggir Jalan Kota Payakumbuh, Videonya Viral
-
Polisi Buru Perampok Dana BOS Rp 90 Juta di Payakumbuh, Kepsek Sudah Melapor
-
Bermain di Sungai Kapuas, Seorang Balita Tewas Tenggelam
-
Wanita Bandar Sabu Diciduk Bareng 5 Kurir di Payakumbuh
-
Miris, Ingin Tolong Bocah yang akan Tenggelam, Dede Ikut Hanyut dan Tewas
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara