SuaraSumbar.id - Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mengenakan kostum superhero karakter Spiderman untuk berbagi takjil serta menyerahkan masker dan "hand sanitiser".
“Pandemi belum kunjung mereda, mayoritas daerah di Sumbar berada di zona oranye karena itu saya ingin sedikit berbagi dengan warga,” kata pria dibalik topeng Spiderman itu, Defri Endri (47) di Bukittinggi, Minggu (9/5/2021).
Aksi ini sudah dilakoni Kepala Sekolah berprestasi 2019 itu pada momen yang sama sejak tahun lalu.
Berbeda dengan sebelumnya, kali ini di bulan suci Ramadhan Spiderman hadir kembali dengan memakai peci dan sorban.
Aksi pembagian takjil dan masker dilakukan di kawasan seputaran Tugu Polwan Bukittinggi dan beberapa hari ke depan juga dilakukan di Kota Payakumbuh, Padang Panjang dan Kabupaten Agam.
Defi menyebut masker dan takjil yang dibagikan sambil memakai kostum Spiderman itu berjumlah ratusan.
"Kita membagikan takjil untuk berbagi di bulan Suci Ramadhan, masker dibagikan kepada penggendara yang tidak memakai masker, mengingatkan mereka bahwa pentingnya memakai masker karena Covid-19 di Indonesia termasuk Sumbar terus meningkat,” kata dia.
Defi Endri juga mengapresiasi sejumlah pihak terutama jajaran Polres Bukittinggi yang telah mengijinkan pemakaian pos untuk digunakan SMK Kesehatan Genus membagikan takjil.
“Berkat bantuan banyak pihak, proses pembagian takjil dan masker terlaksana dengan baik tanpa kerumunan dan menyebabkan kemacetan,” ujarnya.
Baca Juga: Aksi Drifting Viral di Media Sosial, Polisi Ciduk Pelakunya di Bukittinggi
Sebelumnya, Spiderman ini juga telah membagi-bagikan paket lebaran kepada seluruh majelis guru SMK Kesehatan Genus beserta THR untuk staf tetap Yayasan Pendidikan I.N.G.G Bukittinggi. (Antara)
Berita Terkait
-
Tak Sanggup Lagi, Seorang Kadis di Pemkot Bukittinggi Mengundurkan Diri
-
Mentawai Diguncang Gempa 5,7 SR, Getaran Sampai ke Bukittinggi hingga Solok
-
Tersangka Kasus Narkotika, Oknum Pegawai Lapas Bukittinggi Terancam Dipecat
-
Staf Dinas Pendidikan Jakbar Pakai Uang Korupsi Dana BOS Buat Beli Villa
-
Korupsi Dana BOS dan BOP Rp7,8 M, Eks Kepsek SMKN 53 Jakbar jadi Tersangka
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung