SuaraSumbar.id - Dua nagari di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, diterjang air bah, Kamis (29/4/2021) malam. Bencana air bah ini dipicu luapan air Batang Manggilang.
Informasinya, luapan sungai Manggilang terjadi akibat diguyur hujan deras sejak sore hingga malam hari Kamis.
“Banjir kali ini dikarenakan air bah. Tadi sekitar jam 21.00 WIB, air bah dan menyapu dua nagari yakni Nagari Pangkalan dan Manggilang,” kata Camat Pangkalan Koto Baru, Zul Lubis kepada Covesia.com - jaringan Suara.com.
Di Nagari Pangkalan, yang terdampak hanya satu jorong. Sedangkan di Nagari Manggilang, air bah menerjang empat jorong. Jumlah rumah yang terendam mencapai 80 unit lebih.
“Air bah sampai ke pemukiman dan melalui lima jorong yang terdampak di dua nagari. Warga sempat panik. Hanya saja di pemukiman tidak terlalu tinggi sekitar selutut orang dewasa. Jadi tidak terlalu berdampak ke masyarakat,” katanya.
Sekitar pukul 23.00 WIB, air sudah mulai surut. Warga mulai membersihkan rumah dari material lumpur yang dibawa oleh air bah.
“Informasi yang disampaikan Wali Nagari Manggilang, air sudah mulai surut. Warga sudah membersihkan rumahnya masing-masing,” katanya.
Namun untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, tetap akan didirikan tempat evakuasi di Nagari Manggilang.
“Tempat evakuasi warga tetap didirikan walaupun air sudah mulai surut. Ini untuk jaga-jaga,” katanya.
Baca Juga: Arus Kendaraan Terpantau Ramai di Pos Penyekatan Sumbar-Riau
Berita Terkait
-
Gadis Kecil Tewas di Ladang Gambir Limapuluh Kota Diduga Korban Pembunuhan
-
4 Hari Hilang, Gadis Kecil Tewas, Jasadnya Dikubur di Ladang Gambir 50 Kota
-
Limapuluh Kota Zona Merah Covid-19, Siswa Belajar dari Rumah
-
Residivis Narkoba Tewas Usai Ditembak Polisi di Limapuluh Kota
-
Akibat Diguncang Gempa Lebih dari 300 Rumah di Jatim Rusak
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kenapa Baru Saja Makan Tapi Cepat Lapar Lagi? Bisa Jadi Tanda Kesehatan Bermasalah
-
5 Warung Kopi Legendaris di Padang, Surga Pecinta Kopi Tradisional yang Wajib Dicoba
-
Bertentangan dengan Norma Agama dan Nilai Sosial, 252 Miras di Pesisir Selatan Dimusnahkan
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?