SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengundur jadwal pelaksanaan pemilihan 31 wali nagari (Pilwana) baru. Semula, Pilwana direncanakan berlangsung pada April 2021.
Kepala Dinas PMD P2-KB Pesisir Selatan, Wendi mengatakan, pengunduran tersebut untuk mematangkap persiapan Pilwana di tengah pandemi Covid-19.
"Benar, rencana selanjutnya akan dilaksanakan antara akhir Mei dan Juni 2021. Itu masih dalam pembahasan, tergantung kesepakatan tim kabupaten nanti," katanya, dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Kamis (18/3/2021).
Selain butuh kesiapan khusus karena pandemi dan sinkronisasi anggaran, penundaan Pilwana juga dilakukan karena waktu yang dijadwalkan semula bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
"Kita butuh kematangan, apalagi untuk menyesuaikan kesiapan karena Covid-19," katanya.
Penundaan tersebut juga tidak menambah jumlah nagari yang akan melakukan pemilihan, yakni 31 nagari. Begitu juga anggarannya tetap Rp 200 juta.
Berita Terkait
-
Petisi Selamatkan Pessel Menggema, Ribuan Massa Kepung Kejari Painan
-
Tebalkan Iman, Anggota Polisi Agam Tadarusan Setiap Pagi di Masjid Polres
-
Truk BBM Masuk Jurang di Kota Padang Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Tunjangan ASN Pemko Padang Naik Saat Pandemi, Sekda Tembus Rp 20 Juta Lebih
-
Terseret Arus, Siswa SD Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian