SuaraSumbar.id - Wali Kota Bukittinggi, Erman Syafar mengeluarkan aturan bahwa semua ASN pria muslim wajin salat subuh berjemaah setiap hari Jumat. Aturan ini pun disentil Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Luqman Hakim.
Bahkan, Luqman meminta Mendagri Tito Karnavian membina Erman Syafar yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Bukittinggi itu.
Komentar Luqman pun dijawab tegas oleh Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade. Menurut Andre yang juga anggota DPR RI asal Sumbar, Luqman tidak perlu mengurusi Sumbar yang jauh dari daerah pemilihannya di Jawa Tengah.
Menurut Andre, apa yang dilakukan Erman Safar perlu didukung. Apalagi, aturan itu dibuatnya di daerah yang kental dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
"Apa yang dilakukan Wako Bukittinggi bukan hal baru. Sangat banyak kepala daerah, baik gubernur sampai bupati/wali kota memutuskan hal yang sama. Tidak ada masalah dan ini pun hanya diberlakukan untuk ASN yang beragama Islam saja, bukan semuanya," kata Andre, dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Jumat (5/3/2021).
Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu juga mencontohkan apa yang dilakukan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah. Dia mengeluarkan surat edaran tentang gerakan berjamaah salat lima waktu di masjid bagi ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Begitu juga Gubernur Banten, Wahidin Halim yang mewajibkan seluruh pegawai muslim salat zuhur berjemaah di Masjid Raya Al-Bantani KP3B, Serang.
Ada lagi, kata Andre, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi yang mewajibkan seluruh ASN mengikuti salat berjemaah. Selain itu, juga wajib mengikuti salat subuh berjemaah setiap hari Jumat di Masjid Agung Kota Sukabumi.
Di Sumatera, Wali Kota Palembang Harnojoyo secara resmi juga telah meneken peraturan tentang gerakan salat subuh berjemaah. Tidak main-main, ASN atau pejabat utama yang tak ikut salat akan dicopot.
Baca Juga: Kader Gerindra Pasbar Diduga Aniaya Sopir, Andre Rosiade: Sudah Ditegur
"Gerakan ini telah digagas Harnojoyo sejak 3 tahun lalu saat menjabat wali kota periode pertama. Itu contohnya saja, mungkin masih banyak yang lainnya juga," kata Andre Rosiade.
Andre meminta pihak-pihak tertentu jangan memperkeruh suasana dengan memojokkan pejabat daerah yang mengeluarkan aturan.
"Kami mendapat informasi, warga Kota Bukittinggi dan Sumbar umumnya mengapresiasi langkah Erman Safar mengeluarkan peraturan itu. Karena Bukittinggi adalah kota yang memiliki tingkat religius yang tinggi," katanya.
Andre menegaskan, sebagai Ketua DPD Gerindra Sumbar, dia mendukung penuh langkah yang dilakukan kader Gerindra Erman Safar. Dia meminta, semua pihak membiarkan para kepala daerah yang baru dilantik ini menunjukkan kinerjanya, bukan langsung dipatahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Bukittinggi Diguncang Gempa Bumi 3,4 Magnitudo, Masyarakat Diminta Tenang
-
Pelantikan Wali Kota Bukittinggi Terpilih Ditunda, Ini Alasannya
-
17 Kasus Pencabulan Ditangani Polres Bukittinggi, Korban Mayoritas Bocah
-
Libur Imlek, Semua Objek Wisata Bukittinggi Ditutup
-
Polisi Pasbar Sita 2 Pistol dari Pengedar Sabu Jaringan Lapas Bukittinggi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
Terkini
-
Kak Seto Usul Penampungan Anak Yatim Piatu Korban Banjir Bandang di Sumbar, Termasuk Aceh dan Sumut
-
24 Konflik Satwa dengan Manusia di Agam Sepanjang 2025, Kasus Harimau Sumatera hingga Beruang
-
BBM Alat Berat Langka Pasca Tanggap Darurat, Pembersihan Material Bencana di Agam Terkendala!
-
Kak Seto Sambangi Anak Penyintas Banjir di Sumbar: Mereka Perlu Perlakuan Khusus!
-
Akses Talamau Pasaman Barat Terancam Putus, Jembatan Panjang-Talu Perlu Jalan Alternatif!