SuaraSumbar.id - Kemunculan dua ekor harimau membuat resah warga Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Harimau tersebut dikabarkan sudah berkeliaran di pemukiman masyarakat sejak dua hari terakhir.
"Benar. Informasi dari buya pandopotan di Rao Utara, harimau sudah dua hari berada di sekitar pemukiman warga," kata Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra, dikutip dari Antara, Rabu (17/2/2021).
Menurutnya, harimau tersebut terpantau masuk ke perkampungan di Rao Utara, tepatnya di Kampung Pagaran Tanjung Botung atau Batang Lubu, Nagari Koto Nopan Rao Utara. Kabarnya, harimau itu sudah memangsa seekor anjing.
"Masyarakat telah melaporkan ke polsek terdekat dan ditembuskan ke BKSDA Sumbar," katanya.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan persiapan menuju lokasi untuk penanganan lebih jauh.
Dia meminta masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap harimau yang diduga sudah masuk kampung itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Cicilan Ringan dan Tenor Fleksibel, BRI KKB Jadi Solusi Pembiayaan Mobil Baru
-
Momentum Imlek 2026, BRI Perkuat Layanan Wealth Management bagi Nasabah
-
Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Wakajati Sumbar: Kami Bekerja Serius!
-
Tambang Ilegal Rusak Lingkungan dan Picu Banjir, Wakapolda Sumbar: Tak Cukup dengan Penegakan Hukum!
-
ASN Dharmasraya Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Kepentingan Pribadi, Termasuk Buat Mudik!