Irina perlahan pulih dari pengalamannya yang mengerikan dan sekarang beratnya 16 kg, tapi masih terlihat seperti bocah berusia empat tahun.
Zubachyova, seorang ibu dari enam anak, dengan tiga anak dewasa, mengurung Iriana di sebuah ruangan kecil di rumahnya.
Dia membawa putri kandungnya ke kelas teater, museum, dan senam ritmik, namun Irina tidak pernah ke taman kanak-kanak atau sekolah, dan kakinya lumpuh karena radang dingin, kata petugas medis.
Para tetangga menggambarkan Zubachyova sebagai ibu yang "terhormat", namun tidak mengetahui jika dia memiliki anak angkat.
"Tidak ada yang tahu mereka memiliki seorang gadis angkat. Bagi kami, tetangga, itu sangat mengejutkan." ujar Mikhail Kozlov, tetangga ibu angkat tersebut.
"Semua anaknya sendiri diberi makan, berpakaian bagus, terlibat dalam olahraga. Dan gadis angkat ini ada di sana lapar seperti anak serigala." sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang