SuaraSumbar.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana memberlakukan belajar tatap muka di semester genap tahun 2021. Setidaknya, ada enam ketentuan wajib yang harus dipenuhi pihak sekolah agar proses belajar mengajar (PBM) tatap muka bisa dilakukan.
Pertama, pihak sekolah memastikan ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan. Kedua, mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan. Ketiga, kesiapan menerapkan wajib masker. Keempat, memiliki thermogun.
Kelima, memiliki pemetaan warga satuan pendidikan yang memiliki kormobid tidak terkontrol, tidak memiliki akses terhadap transportasi yang aman, ada riwayat perjalan atau riyawat kontak dengan dengan orang terinfeksi Covid-19. Terakhir, mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua dan wali murid.
"Sekolah harus menerapkan protokol kesehatan. Menyediakan tempat cuci tangan, siswa wajib masker, melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan duduk di kelas berjarak," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno disitat Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (25/12/2020).
Gubernur juga menyerahkan kebijakan kepada kepala daerah masing-masing terkait pemberlakukan belajar tatap muka. "Kita berharap setiap kepala sekolah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan daerah masing-masing untuk memastikan daerahnya zona merah atau hijau setiap sekali seminggu dengan kepala daerahnya," katanya.
Jika daerah tersebut berada di zona merah, kata Irwan, kepala daerahnya harus segera mengambil kebijakan baru. Dia juga menegaskan bahwa metode belajar daring (online) harus permanen diterapkan.
"Dulu karena alasan tidak efektif. Sekarang mau tidak mau karena Covid-19, kita terpaksa menggunakan daring," tuturnya.
Berita Terkait
-
Riau Awal Tahun Depan Izinkan Sekolah Tatap Muka, Asalkan...
-
Sekolah Tatap Muka di Riau Lihat Perkembangan Corona Usai Libur Nataru
-
Wali Kota Harnojoyo: Pekan Kedua Januari, Belajar Tatap Muka Boleh Digelar
-
Gubsu Edy soal Sekolah Tatap Muka: Nanti Didiskusikan, Jangan Sampai Nafsu!
-
Guru dan Siswa di Kepri Wajib Tes Cepat Sebelum Belajar Tatap Muka
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung