-
Sinkhole unik muncul di kawasan vulkanik Limapuluh Kota Sumbar.
-
Badan Geologi teliti sumber air dan pola terbentuknya.
-
Diameter besar, kedalaman delapan meter, fenomena jarang ditemukan.
SuaraSumbar.id - Fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), masih menjadi perhatian serius.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini melanjutkan penelitian untuk memastikan penyebab amblesan tanah yang membentuk lubang besar tersebut.
Kemunculan sinkhole Limapuluh Kota ini dinilai unik. Lubang yang menyerupai kars atau batu gamping itu justru muncul di kawasan vulkanik, bukan wilayah yang lazim memiliki bentang alam karst.
Kondisi ini membuat tim peneliti perlu memperdalam kajian agar karakter fenomenanya bisa dipahami dengan tepat.
Ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buana, menyebut sinkhole Limapuluh Kota berbeda dengan temuan di daerah lain.
"Sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota ini memang mirip seperti kars atau batu gamping tetapi muncul di kawasan vulkanik dan inilah yang sedang kami teliti," katanya, Rabu (11/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka penelitian tahap kedua yang dilakukan Badan Geologi. Tim memperluas cakupan pengamatan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai proses terbentuknya lubang ambles tersebut.
Menurut Taufiq, kejadian ini tergolong jarang dan disebut sebagai pseudokarst atau kars semu. Ia membandingkan dengan fenomena serupa yang pernah ditemukan sebelumnya namun ukurannya jauh lebih kecil.
"Yang pernah kita temukan itu kecil dengan diameter 3 meter dan kedalaman empat meter. Sementara sinkhole Situjuah berdiamter 7,4 meter dengan kedalaman mencapai delapan meter," katanya.
Selain ukuran, volume air yang muncul juga menjadi perhatian peneliti. Di sejumlah lokasi lain, air biasanya hanya sedikit atau berupa saluran kecil. Namun di Situjuah Batua, air tampak memenuhi hingga mendekati permukaan lubang.
"Ini suatu keberuntungan bagi kami karena bisa mendapatkan data yang jarang kami temukan," ujarnya.
Tim Badan Geologi tidak hanya mengambil sampel di sekitar lubang. Sejumlah titik lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan fenomena tersebut ikut diperiksa untuk mengetahui sumber air dan mekanisme bawah permukaan.
"Kita tidak hanya terfokus pada titik sinkhole namun berusaha mencari dari mana asal air ini," jelasnya.
Hasil dari penelitian lanjutan ini nantinya akan dipakai untuk membaca pola kejadian. Dengan begitu, rekomendasi teknis dapat disusun bagi para pemangku kepentingan sebagai langkah antisipasi apabila fenomena sinkhole Limapuluh Kota kembali terjadi. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi