Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek

pada kondisi normal perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi dapat ditempuh sekitar dua hingga dua setengah jam.

Suhardiman
Selasa, 21 Juli 2026 | 12:47 WIB
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
Kemacetan jalur Padang-Bukittinggi. [Ist]
Baca 10 detik
  • Praktisi GIS Timtim Deby Purnasebta menyatakan kemacetan di jalur Padang-Bukittinggi perlu diatasi melalui sistem transportasi terintegrasi, bukan sekadar proyek.
  • Peningkatan mobilitas serta risiko bencana di koridor strategis ini menyebabkan waktu tempuh perjalanan membengkak hingga enam jam saat libur.
  • Pembangunan jalan tol, jalur kereta api, dan fly over harus saling melengkapi untuk mengoptimalkan konektivitas, efisiensi, serta ketahanan transportasi wilayah.

Penentuan trase jalan juga harus memperhatikan keberadaan tanah ulayat, tanah pusako, lahan pertanian produktif, serta karakter geologi Pegunungan Bukit Barisan yang didominasi lereng curam dan berada di sekitar Sistem Sesar Sumatera.

Timtim menekankan bahwa pembangunan jalan tol sebaiknya menggunakan pendekatan risk-informed spatial planning dengan mempertimbangkan stabilitas lereng, potensi longsor, kondisi hidrologi, hingga ketahanan infrastruktur terhadap ancaman bencana.

Sementara itu, reaktivasi jalur kereta api dinilai berperan memperkuat ketahanan sistem transportasi. Moda transportasi berbasis rel dapat menjadi alternatif ketika jaringan jalan terganggu akibat bencana seperti longsor maupun banjir bandang.

Ia mengingatkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ruas Lembah Anai berulang kali mengalami gangguan akibat bencana, mulai dari galodo pada Mei 2024, longsor pada akhir 2025, hingga berbagai pekerjaan pemulihan infrastruktur sepanjang 2026.

Baca Juga:Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah

Namun demikian, reaktivasi jalur kereta api juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kondisi geomorfologi yang ekstrem serta perubahan fungsi lahan pada sebagian bekas jalur rel yang kini telah menjadi kawasan permukiman, bangunan usaha, fasilitas umum, maupun akses jalan lingkungan.

Berbeda dengan jalan tol dan kereta api, Fly Over Padang Lua dinilai memiliki fungsi untuk mengurangi konflik lalu lintas pada salah satu simpul kendaraan tersibuk di Sumatera Barat.

"Kawasan tersebut menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari Padang Panjang, Malalak, Bukittinggi, Payakumbuh, hingga jalur menuju Riau dan Sumatera Utara," tuturnya.

Selain itu, aktivitas perdagangan di Pasar Padang Lua turut memperparah kepadatan lalu lintas akibat kendaraan keluar-masuk kawasan pasar, parkir di badan jalan, serta tingginya aktivitas penyeberangan masyarakat.

Menurut Timtim, pembangunan fly over bukan bertujuan mengurangi jumlah kendaraan, melainkan memperlancar arus utama dengan menghilangkan konflik pergerakan di simpang.

Baca Juga:Mobil Pengangkut UPS PLN Terbakar di Pariaman, Tabrak Mobil dan Motor

Meski demikian, proyek tersebut juga memerlukan perencanaan yang matang karena keterbatasan ruang di kawasan perdagangan, kebutuhan pembebasan lahan, penataan simpang, serta pengaturan lalu lintas selama masa konstruksi.

Timtim menegaskan bahwa jalan tol, kereta api, dan fly over memiliki fungsi yang berbeda, namun saling melengkapi dalam membangun sistem transportasi di Sumatera Barat.

"Jalan tol meningkatkan konektivitas regional, fly over mengatasi kemacetan pada simpul lalu lintas, sedangkan kereta api memperkuat ketahanan sistem transportasi ketika jaringan jalan terganggu akibat bencana," katanya mengakhiri.

Kontributor : B Rahmat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini