- Istano Basa Pagaruyung dikunjungi 59.655 wisatawan selama 10 hari libur Lebaran 2026.
- Lonjakan kunjungan ini mengukuhkan posisi destinasi budaya Minangkabau sebagai ikon pariwisata unggulan daerah.
- Jumlah pengunjung tahun 2026 melebihi tahun sebelumnya, menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap wisata budaya unggulan.
SuaraSumbar.id - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Istano Basa Pagaruyung selama libur Lebaran 2026 kembali menegaskan posisi destinasi budaya ini sebagai ikon pariwisata unggulan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Dalam rentang 10 hari libur Lebaran, tercatat sebanyak 59.655 wisatawan datang menikmati kemegahan arsitektur sekaligus nilai sejarah Minangkabau yang melekat kuat di kawasan ini.
Lonjakan tertinggi terjadi pada hari keempat Lebaran, ketika jumlah wisatawan menembus 10.581 orang dalam sehari. Tingginya kunjungan juga menunjukkan masih tingginya minat masyarakat untuk berwisata khususnya ke destinasi budaya unggulan daerah tersebut.
"Kalau melihat jumlah kunjungan tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yaitu 59.655 kunjungan, sementara tahun lalu sebanyak 56.582 kunjungan," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Istano Basa Pagaruyung, Ridwan, melansir Antara, Senin, 30 Maret 2026.
Hingga saat ini antusiasme pengunjung masih terus terlihat. Hal ini menurutnya harus diimbangi dengan upaya menjaga estetika serta nilai adat dan budaya yang menjadi daya tarik utama Istano Basa Pagaruyung.
“Kita berharap, selama nilai estetika serta adat dan budaya tetap terjaga, minat wisatawan akan terus meningkat,” ujarnya.
Ridwan juga berharap, pengalaman yang diperoleh pengunjung selama berada di Istano Basa Pagaruyung dapat memberikan kesan positif, khususnya bagi masyarakat perantau yang pulang kampung.
“Semoga apa yang dilihat di Istano Basa Pagaruyung dapat memberikan hal-hal baik dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat, terutama yang berada di perantauan,” katanya.