-
Video viral klaim audit dana desa libatkan TNI ternyata hoaks.
-
Pemeriksaan TurnBackHoax temukan video dibuat dengan teknologi AI.
-
Tidak ada bukti resmi klaim TNI akan audit dana desa.
SuaraSumbar.id - Isu TNI akan audit dana desa kembali ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah video viral di Facebook menampilkan sosok berseragam TNI seolah tengah mengawal proses pemeriksaan kepala desa.
Konten tersebut menyedot perhatian publik dan memicu ribuan interaksi, namun kebenarannya patut dipertanyakan.
Video yang diunggah akun Facebook “Calon Jutawan” pada Rabu (7/1/2026) itu memperlihatkan seorang pria mengenakan seragam TNI membawa map berwarna hijau.
Di belakangnya tampak beberapa orang lain, termasuk yang berpakaian menyerupai kepala desa dan aparat desa, dengan posisi kepala menunduk. Narasi video menguatkan klaim TNI akan audit dana desa yang disebut-sebut terindikasi korupsi.
Berikut keterangan yang beredar:
“Inilah contoh kepala desa yang tertangkap menyalahgunakan bansos dan dana desa. Bantuan rakyat bukan untuk pribadi kalian. Ini uang negara yang seharusnya tepat sasaran bukan untuk memperkaya diri sendiri. Jika ditempat kalian ada kepala desa yang menyelewengkan dana desa bansos laporkan kepada kita. Kami akan segera bertindak. Yang setuju dengan TNI, kepala desa diaudit berikan like”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan Hive Moderation, ditemukan bahwa video tersebut teridentifikasi sebagai rekayasa AI dengan probabilitas mencapai 99,9 persen.
Tim Cek Fakta juga melakukan penelusuran lanjutan dengan memasukkan kata kunci “TNI akan audit dana desa yang terindikasi korupsi” ke mesin pencarian Google.
Dari hasil penelusuran, tidak ditemukan satu pun pemberitaan dari media kredibel atau pernyataan resmi lembaga negara yang membenarkan klaim tersebut.
Dengan demikian, klaim TNI akan audit dana desa yang beredar melalui video viral tersebut tidak memiliki dasar fakta. Tidak ada informasi resmi yang menyatakan TNI melakukan audit dana desa, apalagi melalui tindakan seperti yang tergambar dalam video.
Kesimpulan
Video yang mengeklaim TNI akan audit dana desa merupakan konten palsu atau fabricated content alias hoaks. Video tersebut sepenuhnya hasil rekayasa kecerdasan buatan dan tidak merepresentasikan peristiwa nyata.