Gubernur Sumbar: Program Daerah Harus Sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden!

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Riki Chandra
Kamis, 20 Februari 2025 | 12:47 WIB
Gubernur Sumbar: Program Daerah Harus Sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden!
Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Wagub Terpilih, Vasko Ruseimy, rapat dengan kepala daerah terpilih se-Sumbar sehari jelang pelantikan. [Dok. Biro Adpim Pemprov Sumbar]

SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah (KDH) dan Wakil KDH Terpilih se-Sumbar yang digelar di Kantor Penghubung Pemprov Sumbar, Jakarta, Rabu (19/02/2025), sehari sebelum pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Kita harus mensinkronkan program unggulan daerah dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Dengan demikian, dukungan pusat terhadap Sumatera Barat akan semakin meningkat. Kita harus lebih intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat," ujar Mahyeldi dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Terpilih, Vasko Ruseimy, serta Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta.

Mahyeldi menegaskan bahwa dalam rangka meningkatkan pembangunan Sumbar, KDH dan WKDH terpilih harus mengoptimalkan potensi daerah, seperti pertanian, pendidikan, dan pariwisata.

Selain itu, pengelolaan aset daerah, komunikasi dengan perantau dan diaspora, serta penjaringan investor juga perlu ditingkatkan.

"Semua langkah ini telah kita mulai dan hasilnya mulai terlihat. Namun, kehadiran Wakil Gubernur Terpilih serta Bupati/Wali Kota beserta Wakil yang baru harus memberikan kekuatan baru untuk memaksimalkan upaya ini," tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar menyoroti peran kepala daerah dalam mendukung program pemerintah pusat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Seluruh pendanaan MBG berada di bawah Badan Gizi Nasional. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota hanya perlu memberikan dukungan untuk sarana dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, Sumatera Barat baru memiliki tiga SPPG dari kebutuhan 600 unit. Tahun ini, ditargetkan pembangunan 107 SPPG tambahan," ujar Irjen Gatot.

Selain itu, Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi menekankan pentingnya keselarasan target pembangunan daerah dengan pusat yang dituangkan dalam RPJMD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini