Ribuan KTP dan NIK Warga Bukittinggi Diduga Dicatut untuk Dukung Bapaslon Independen

Saya tidak pernah memberikan dukungan, apalagi menyerahkan KTP. Proses pembatalan dukungan juga sangat rumit, padahal data saya dicuri begitu saja, keluh Munawarah.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 16 Agustus 2024 | 18:14 WIB
Ribuan KTP dan NIK Warga Bukittinggi Diduga Dicatut untuk Dukung Bapaslon Independen
Ilustrasi KTP. (Unsplash)

Hal ini menuai protes karena prosedur tersebut dinilai tidak seimbang dengan mudahnya data mereka dicuri tanpa sepengetahuan.

Kasus pencurian data demi kepentingan politik ini juga dilaporkan terjadi di DKI Jakarta, di mana NIK sejumlah warga tiba-tiba terdaftar sebagai pendukung Bapaslon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.

Warga Bukittinggi dan sejumlah kota lainnya kini mempertanyakan sistem keamanan data dalam proses Pilkada 2024. Mereka mendesak pihak berwenang untuk mengusut dugaan pencurian data pribadi ini demi menjaga integritas demokrasi.

Kontributor : Rizky Islam

Baca Juga:Video Viral Penuh Caci-Maki, Sarekat Islam Minta Z Diduga Anggota DPRD Bukittinggi Klarifikasi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini