Festival Maek 2024 Ditabuh, Pertunjukan Membongkar Peradaban Kuno Nagari Seribu Menhir di Limapuluh Kota

Setelah 40 tahun lamanya, akhirnya riset dan penelitian tentang Maek bakal dilanjutkan lagi.

Riki Chandra
Kamis, 18 Juli 2024 | 12:55 WIB
Festival Maek 2024 Ditabuh, Pertunjukan Membongkar Peradaban Kuno Nagari Seribu Menhir di Limapuluh Kota
Festival Maek di Limapuluh Kota resmi dibuka. [Dok.Istimewa]

Ia juga berharap seluruh rangkaian Festival Maek turut mendukung agenda pemajuan kebudayaan, utamanya di Maek.

Festival dibuka oleh seni pertunjukan ‘Mimetik Sulbi (Hikayat Batu Tegak)’, karya duet dramaturg S Metron Masdison dan Zuari Abdullah dengan Andre Junaidi sebagai pengisi musik.

Pementasan ini ingin mereplikasi peristiwa paling sublim dalam sejarah Maek. Batu Tegak.

Pertunjukan ini dibawakan oleh sekelompok pemuda yang membopong batu besar serupa menhir. Diiringi seorang "janang" (narator) yang membawakan prolog berbahasa minang.

Para pemuda itu kemudian mamaek (memahat) batu tersebut. Dalam pertunjukan ini koreografer Jefriandi Usman (Indonesia), Bianca Sere Pulungan (Jerman), dan Janette Hoe (Australia), berkolaborasi dengan 20 anak nagari Maek.

Selama 3 hari festival bakal membedah beragam topik diskusi terkait Maek.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini