Banjir dan Longsor di Padang Pariaman: 3.421 Warga Terdampak dan Infrastruktur Rusak

Secara rinci, bencana banjir terjadi di 62 titik, longsor di 38 titik, dan pohon tumbang di 7 titik yang tersebar di 17 kecamatan dan 75 nagari.

Chandra Iswinarno
Senin, 11 Maret 2024 | 17:34 WIB
Banjir dan Longsor di Padang Pariaman: 3.421 Warga Terdampak dan Infrastruktur Rusak
Tim petugas gabungan bersama warga mengevakuasi jasad seorang korban banjir-tanah longsor di Kabupaten Padang Pariaman. [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman melaporkan dampak signifikan akibat bencana alam yang terjadi pada Kamis (7/3/2024) dan Jumat (8/3/2024), mengakibatkan 3.421 jiwa terdampak langsung.

Kepala BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, menyampaikan bahwa telah tercatat 107 titik bencana yang mencakup banjir, longsor, dan pohon tumbang di wilayah tersebut.

Secara rinci, bencana banjir terjadi di 62 titik, longsor di 38 titik, dan pohon tumbang di 7 titik yang tersebar di 17 kecamatan dan 75 nagari.

Bencana ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil tetapi juga memakan korban jiwa dan luka. Terdapat tiga korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.

Baca Juga:Banjir dan Longsor Renggut 30 Nyawa Warga Sumbar, Kerugian Sementara Capai Rp 226 Miliar

Infrastruktur di Padang Pariaman juga mengalami kerusakan yang signifikan, termasuk 28 unit jembatan rusak, 55 unit ruas jalan rusak, 42 unit rumah rusak, serta kerusakan pada 54 unit fasilitas umum, 13 irigasi, dan 1 cek dam.

Menurut Budi Mulya, intensitas hujan yang tinggi di hampir seluruh wilayah Padang Pariaman menjadi penyebab utama terjadinya bencana ini.

"Debit air yang meningkat di beberapa sungai utama seperti Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Dareh, Batang Mangoe, Batang Kamumuan, dan Batang Tapakih memperparah kondisi bencana," kata dia, Senin (11/3/2024).

Pemerintah daerah bersama dengan BPBD terus berupaya melakukan penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur yang rusak.

Kunjungan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke lokasi banjir di Pesisir Selatan menandakan akan segera dilakukannya perbaikan fasilitas yang rusak akibat bencana.asyarakat dan pemerintah setempat diminta untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari risiko bencana di masa yang akan datang.

Baca Juga:Bencana Banjir dan Longsor Sumbar: 39 Ribu Warga Terdampak, 26 Meninggal dan 11 Orang Hilang

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini