SuaraSumbar.id - Ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) di Sumatera Barat (Sumbar) bakal kembali digelar. Hal itu terungkap dari Kepala Dispora Sumbar, Maifrizon usai menggelar audiensi dengan GM Candi Prambanan, I Gusti Putu Ngurah Sedana dan EO Tour de Prambanan, Santy, Kamis (1/2/2024).
Audiensi itu merupakan bagian dari koordinasi persiapan berbagai iven olahraga internasional. Mulai dari Tour de Prambanan, Your de Spirit of Java, Tour de Manado hingga Tour de Singkarak.
Tour de Singkarak yang akan datang akan mengedepankan pembudayaan olahraga dan sport tourism. Dengan begitu, betul-betul dirasakan dampak ekonominya bagi masyarakat.
"Sama-sama kita ketahui TdS beberapa tahun terakhir sempat terhenti. Kami berkeinginan menghidupkan kembali melalui konsep yang baru dengan mengedepankan pembudayaan olahraga dan sport tourism,” jelas Kepala Dispora Sumbar, Maifrizon, dikutip dari Klikpositif.com.
Maifrizon optimis, melalui konsep baru, Tour de Singkarak akan kembali mendapat tempat dan perhatian. Selain itu, sasaran utamanya berdampak secara ekonomi bagi masyarakat di daerah lokus rangkaian TdS.
Konsep ini sangat berhasil ketika pelaksanaan Tour de Prambanan, Sehingga atas dasar ini Kemenpora RI melalui Deputi Pembudayaan Olahraga akan membagi paket tournya, dua di wilayah tengah dan masing-masing satu di wilayah timur dan barat. Sehingga tidak hanya di wilayah Jawa saja.
”Pelaksanaan Tour de Prambanan telah menerapkan konsep tersebut dan memberikan hasil yang positif baik itu bagi ekonomi masyarakat maupun terhadap olahraga sepeda itu sendiri,” ungkap I Gusti Putu Ngurah Sedana.