Cerita Ahok Laporkan Bobroknya Internal Pertamina ke Jokowi: 80 Persen Orang Dipecat Kalau Ganti Budaya!

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku pernah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar menyerahkan tugas dan wewenang lebih kepada dirinya untuk membenahi Pertamina.

Riki Chandra
Senin, 09 Oktober 2023 | 21:29 WIB
Cerita Ahok Laporkan Bobroknya Internal Pertamina ke Jokowi: 80 Persen Orang Dipecat Kalau Ganti Budaya!
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [Suara.com/Saptra S]

SuaraSumbar.id - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku pernah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar menyerahkan tugas dan wewenang lebih kepada dirinya untuk membenahi Pertamina.

Ahok menyebut, saat ini di internal Pertamina banyak yang tidak amanah sehingga Pertamina kerap mengalami kerugian.

“Saya bilang sama Presiden. Pak, saya sih enggak mau pak, bapak cari Dirut yang mau ikutin. Supaya tugas bapak kepada saya, saya laksanakan,” kata Ahok, saat saat peluncuran Sistem Bukittinggi Hebat dan meluncurkan Kartu Bukittinggi Hebat di rumah dinas Wali Kota Bukittinggi, Senin (9/10/2023).

"Pertama perbaiki defisit anggaran berjalan, kurangi impor. Kedua APBN jangan nombok terus," sambungnya.

Baca Juga:Relawan Samawi Deklarasi Capres Prabowo Subianto, Gerindra: Bentuk Dukungan Jokowi

Ahok menyebut jajaran petinggi Pertamina banyak yang enggan melaksanakan pembenahan sehingga pelayanan terhadap masyarakat untuk mendapatkan energi tidak maksimal.

Ahok blak-blakan menyebut dirinya bisa saja mendapatkan jabatan Direktur Utama Pertamina. Bila hal itu terwujud, Ahok berkomitmen akan memecat petinggi dan pegawai yang tidak mau bekerja lebih untuk membenahi Pertamina.

"Kalau ganti budaya, 80 persen orang dipecat. Istilahnya tidak amanah kira-kira gitu. Ya pecat. Ya orang tidak senang sama saya. Saya bilang sama Presiden. Pak, saya sih enggak mau pak, bapak cari Dirut yang mau ikutin," kata Ahok.

Ahok menyayangkan saat ini pengelolaan pelayanan untuk menyediakan BBM untuk masyarakat tidak berjalan baik. BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah justru dinikmati oleh oknum-oknum tertentu untuk menumpuk kekayaan.

Selain itu, ia menyebut banyak pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan keuntungan BBM subsidi untuk kepentingan politik.

Baca Juga:Syahrul Yasin Limpo Mohon Ampun Lalu Umbar Penghargaan di Depan Jokowi Semalam

"Subsidi bukan subsidi orang miskin. Subsidi oknum-oknum agen tambah kaya. Main politik lagi. Hampir setiap daerah main politik lagi. Hampir semua daerah main politik," pungkasnya.

Kontributor: Saptra S

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak