Soal Proyek Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Komisi V DPR RI: Paling Lambat 2024

Proyek pembangunan jalan layang atau flyover Sitinjau Lauik, Sumatera Barat (Sumbar) akan mulai dibangun tahun 2024.

Riki Chandra
Kamis, 22 Juni 2023 | 19:00 WIB
Soal Proyek Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Komisi V DPR RI: Paling Lambat 2024
Pendakian Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat. [Suara.com/Saptra S]

Sitinjau Lauik berada di area sepanjang 1,8 kilometer pada jalan utama yang menghubungkan Padang dan Solok dengan keseluruhan panjang sekitar 53 km. Jalur itu menghubungkan Sumbar dengan Jambi dan merupakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ke Pulau Jawa.

Andre menambahkan, Sumbar juga akan mendapatkan manfaat sosial berupa pemerataan pembangunan, keselamatan transportasi dan peningkatan aksesibilitas dari keberadaan fly over itu.

"Insya Allah proses akan terus berjalan dan Sumbar akan memiliki fly over baru yang bisa dinikmati. Tentu akan banyak manfaatnya, seperti manfaat ekonomi yang akan mempengaruhi peningkatan produktivitas, menghemat waktu, pengurangan biaya dan operasional kendaraan," imbuhnya.

"Manfaat lingkungan juga didapat, seperti pemerataan pembangunan, keselamatan transportasi dan peningkatan aksesibilitas," sambungnya.

Baca Juga:Fly Over Sitinjau Lauik Bakal Mulai Dibangun pada 2023, Bagaimana Nasib Youtuber di Sana?

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir dan Andre Rosiade telah meninjau lokasi rencana pembangunan. Erick juga sudah menyetujui pembangunan fly over yang menjadi kunci mengurai kemacetan dan longsor di jalan ekstrem itu.

Dia menilai fly over di jalur tersebut sangat dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan dan rawan kecelakaan di sana. Karena itu, dia pun menurunkan salah satu BUMN yakni HK untuk persiapan pembangunan fly over.

"Pembangunan fly over Sitinjau Lauik kami dari BUMN mendukung penuh dengan menurunkan HK," kata Erick saat tu.

Kontributor: Saptra S

Baca Juga:Erick Thohir Berkunjung ke Sumbar: Baa Kaba Uni Uda Sadonyo

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini