Kisah Haru Anak Buruh Cuci Gosok jadi Polisi, 2 Kali Gagal dan Diejek Gegara Keluarga Tak Mampu

Paradigma usang masuk polisi harus menyediakan uang ratusan juta dan punya backingan 'orang dalam' masih jadi 'nyanyian' di tengah masyarakat.

Riki Chandra
Kamis, 15 Juni 2023 | 07:15 WIB
Kisah Haru Anak Buruh Cuci Gosok jadi Polisi, 2 Kali Gagal dan Diejek Gegara Keluarga Tak Mampu
Bripda Hokta Fiondra bersama ibunya Elpida semasa anaknya masih menempuh pendidikan polisi tahun 2022. [Dok.Hokta]

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa anggapan berbayar masuk polisi adalah cerita bohong. Sebab, tes polisi murni dari kemampuan SDM dan tanpa berbayar. Bahkan, untuk mendaftar jadi anggota polisi pun kini lebih mudah. Calon anggota cukup mendaftar online melalui situs Penerimaanpolri.go.id.

Tahun ini, Polri kembali menerimac calon anggota baru secara terpadu. Mulai dari calon Taruna Akpol, Bintara hingga Tamtama. Semua pendaftaran pun dilakukan secara online dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH).

Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Sonny Mulvianto Utomo mengatakan, Polri menjamin rekruitmen bersih tanpa penyimpangan. Hal itu terlihat dari semua proses seleksi yang transparan dan diawasi oleh pihak internal dan eksternal. "Peserta langsung tahu nilainya selesai tes," katanya.

Menurut Ketua Pelaksana Penerimaan Polri di Polda Sumbar itu, Polri berkomitmen mencari personel dengan SDM berkualitas. Namun, masih saja ada orangtua dan masyarakat yang tidak percaya diri untuk memacu anak-anaknya belajar mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mereka kadang masih terjebat informasi iming-iming masuk polisi berbayar di tengah keterbukaan sistem rekruitmen.

Baca Juga:Resmi! Polda Sumbar Tetapkan Ustaz HEH Jadi Tersangka, Buntut Samakan Muhammadiyah dengan Syiah

"Dengan prinsip BETAH ini, tidak mungkin panitia bisa meloloskan calon yang nilainya rendah atau menggagalkan calon dengan nilai tinggi. Semuanya terbuka dan bisa dilihat masing-masing langsung," katanya.

Selain itu, kata Sonny, untuk memastikan penerimaan polisi bersih tanpa pungutan biaya, Polri telah membuka layanan pengaduan atau hotline terpusat di Mabes Polri. Bagi calon anggota yang merasa dirugikan, silahkan langsung hubungan nomor 081378439918 (khusus Polda Sumbar) yang tersambung ke Mabes Polri.

"Penerimaan Polri bersih. Mari laporkan yang jika ada oknum yang memberikan iming-iming kelulusan," himbaunya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini