Sumbar Dihantui Gempa dan Tsunami, Bangunan Tinggi di Zona Merah Diminta Jadi Shelter

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mendata bangunan tinggi yang berdiri di kawasan rawan tsunami.

Riki Chandra
Kamis, 27 April 2023 | 19:15 WIB
Sumbar Dihantui Gempa dan Tsunami, Bangunan Tinggi di Zona Merah Diminta Jadi Shelter
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. [Dok.Adpim Pemprov Sumbar]

SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mendata bangunan tinggi yang berdiri di kawasan rawan tsunami. Lantas, bangunan tersebut nantinya disulap menjadi shelter.

"Potensi gempa dan tsunami di Sumbar masih ada karena itu langkah antisipasi harus terus diperkuat diantaranya dengan memperbanyak shelter," katanya di Padang, Kamis (27/4/2023).

Menurut Mahyeldi, saat ini sudah ada beberapa bangunan shelter yang ada di Kota Padang dan daerah lain untuk dijadikan tempat evakuasi jika terjadi gempa dan tsunami.

Namun, bangunan tempat evakuasi ini perlu diperbanyak. Karena itu tambah Mahyeldi, jika ada bangunan yang memenuhi persyaratan untuk mitigasi gempa, maka dapat dijadikan tempat evakuasi.

Baca Juga:Pemprov Sumbar Janji Kawal Pembayaran THR Pekerja Jelang Lebaran 2023, Pengusaha Nakal Siap-siap Disanksi

“Bangunan masjid, sekolah dan pasar yang ada di lokasi keramaian. Bangunan ini dapat dibangun dengan memenuhi persyaratan tahan gempa. Pemerintah kabupaten kota harus lakukan sensus bangunan yang layak untuk jadikan evakuasi vertikal,” katanya.

Selain menyiapkan bangunan evakuasi, di saat yang sama juga siapkan akses untuk memperlancar penyelamatan melalui jalur evakuasi.

“Siapkan jalur evakuasi dengan menyiapkan papan petunjuk arah titik penyelamatan yang aman. Semuanya harus ditingkatkan lagi,” tambahnya.

Berkaca dari gempa magnitudo 6,9 yang melanda provinsi itu pada Senin (24/4) dini hari, masyarakat terlihat sudah memahami cara evakuasi mandiri dengan tidak menggunakan kendaraan dan lebih memilih berjalan menuju jalur evakuasi.

Mahyeldi menilai upaya untuk meningkatkan informasi tentang lokasi titik aman gempa dan tsunami cukup baik di Kota Padang. Pemkot Padang sudah memperbaharui zona aman evakuasi.

Baca Juga:Larang Warga Minta-minta Sumbangan di Tengah Jalan, Gubernur Sumbar: Bisa Picu Kecelakaan dan Timbulkan Titik Macet!

“Lokasi zona aman gempa dan tsunami sudah diperbaharui di Kota Padang. Kita ingatkan lagi masyarakat, agar dapat mengetahui mana zona merah kuning dan hijau aman gempa dan tsunami,” katanya.

Selain itu, pemerintah kabupaten kota juga diminta lebih intensif melakukan sosialisasi mitigasi kepada masyarakat, untuk menghadapi bencana gempa dan tsunami.

Sebelumnya gempa dengan kekuatan magnitudo 6,9 terjadi di Kepulauan Mentawai Selasa (25/4) pukul 3.00 WIB. Getaran gempa yang sangat kuat terasa hampir di seluruh kabupaten dan kota di provinsi itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak