Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Bisa Bahasa Inggris, Bocah Sekolah Ditelanjangi hingga Dianiaya Teman-temannya

Chandra Iswinarno Rabu, 14 September 2022 | 20:39 WIB

Tak Bisa Bahasa Inggris, Bocah Sekolah Ditelanjangi hingga Dianiaya Teman-temannya
Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang belajar di sebuah sekolah internasional di Singapura menjadi korban perundungan oleh empat siswa. [Shin Min Daily News]

"Pada hari itu, intimidasi terus berlanjut, dengan empat teman sekelas menarik celana putra saya setidaknya sepuluh kali," kata Ma.

SuaraSumbar.id - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang belajar di sebuah sekolah internasional di Singapura menjadi korban perundungan oleh empat siswa.

Dikutip SuaraSumbar.id dari Shin Min Daily News, Rabu (14/9/2022), tidak hanya dirundung, bocah itu juga dianiaya hingga mendapat luka-luka serius di sejumlah bagian tubuhnya.

Ibu anak laki-laki itu, Ma, seorang manajer bank berusia 40 tahun yang pindah ke Singapura dari China, membuat laporan polisi setelah insiden terakhir menyebabkan putranya mengalami luka di wajah.

Polisi mengkonfirmasi bahwa sebuah laporan telah diajukan dan penyelidikan sedang berlangsung.

Baca Juga: Jelang Jabatan Gubernur Lengser, Anies Dapat Penghargaan dari Pemerintah Singapura

Sudah setahun

Ma menceritakan kepada Shin Min bahwa dugaan intimidasi dimulai pada Agustus 2021.

Putranya — yang bersekolah di Canadian International School (CIS) — diejek oleh keempat siswa itu karena dia tidak bisa berbahasa Inggris.

Selanjutnya, pada Februari tahun ini, Ma menemukan goresan di punggung putranya.

Namun putranya menghentikan Ma untuk mengeluh ke sekolah.

Baca Juga: Singapura Diusulkan Pakai Sistem Empat Hari Kerja, Bagaimana dengan Indonesia?

Tapi intimidasi tidak berhenti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait