Pasutri Tua Gugat Tetangga ke Pengadilan Gara-gara Ayam Jantannya Berkokok 200 Kali Sehari

Hubungan bertetangga pasangan suami-istri di Jerman rusak gara-gara seekor ayam jantan. Kisahnya pun viral di media sosial.

Riki Chandra
Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:54 WIB
Pasutri Tua Gugat Tetangga ke Pengadilan Gara-gara Ayam Jantannya Berkokok 200 Kali Sehari
Ilustrasi ayam jantan - (Pixabay/rmac8oppo)

SuaraSumbar.id - Hubungan bertetangga pasangan suami-istri (pasutri) tua di Jerman rusak gara-gara seekor ayam jantan. Kisahnya pun viral di media sosial.

Bahkan, pasangan tersebut menolak untuk menyelesaikan dengan cara damai dan mereka mengajukan tuntutan yang benar-benar serius. Alhasil, mereka pun harus bertemu tetangganya di meja pengadilan.

Pasangan bernama Friedrich-Wilhelm yang berusia 76 tahun dan istrinya, Bad Salzuflen. Keduanya tinggal di Jerman Barat.

Konflik dimulai ketika pasangan ini merasa terganggu dengan keberadaan ayam jantan milik tetangganya, Michael D. Ayam jantan milik Michael tersebut dinamai Magda dan dianggap mengganggu ketenangan pasutri ini.

Baca Juga:Dianggap Meresahkan, Pasangan Ini Tuntut Tetangga gara-gara Ayam Berkokok 200 Kali Sehari

Ayam domestik ini dilaporkan mengganggu mereka dengan mengeluarkan suara kokok sampai 200 kali dalam sehari. Suaranya dimulai sekitar jam 8 pagi dan dikabarkan tidak berhenti sampai matahari tenggelam.

Merasa terganggu dan tidak bisa istirahat, pasangan ini sempat berbicara dengan Michael namun tidak ada perubahan. Michael tidak melepaskan ayam jantannya dan membuat pasangan ini semakin frustasi.

"Tetangga itu tidak mau melepaskan ayam jantannya dan kita harus hidup dengan itu, atau kita bisa menang di pengadilan," ungkap Friedrich-Wilhelm kepada wartawan, dilansir dari Oddity Central.

Sebagai bukti untuk diserahkan ke pengadilan, pasangan ini merekam seperti apa suara kokok dari ayam jantan bernama Magda ini. Selain itu, suara kokoknya dilaporkan sebesar 80 desibel, ibarat lali intas yang padat.

Sementara itu, dari pihak Michael D., ia tidak bisa melepaskan ayam jantannya karena alasan yang serius. Jika dilepaskan, ayam-ayam lainnya di rumah mungkin saling bertengkar.

Baca Juga:Honda, Bosowa Semen, KALLA dan Kukubima Sponsori PSM Makassar di Liga 1 2022-2023

"Ayam-ayam itu membutuhkan ayam jantan. Jika tidak, mereka akan saling bertengkar," kata Michael. (Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini