“Sementara itu, capres-capres lain pilihan publik yang elektabilitasnya masih di bawah Prabowo belum juga memiliki kepastian dukungan resmi dari parpol manapun,” kata Asrudin.
Pengambilan sampel dalam survei SPP ini dilakukan dengan metode metode pencuplikan responden secara rambang berjenjang (multi-stage random sampling), yang diikuti sebanyak 1200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia untuk dilakukan wawancara secara tatap muka, dengan margin of error sekitar kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Antara)