Menurutnya, Ketum AHY menjadi ikon dan magnet baru bagi Demokrat. Bahkan, menurut sejumlah data survei, bersama AHY, partai Demokrat kini berada di papan atas. "Ini jadi modal untuk meningkatkan semangat, tapi jangan cepat puas," katanya.
Mulyadi menekankan, seluruh kader Demokrat harus satu suara yakni berkoalisi dengan rakyat. "Kita harus mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa dan negara di atas segalanya. Jangan bernegosiasi dengan ketidakadilan," tegasnya.
Disamping itu, Mulyadi juga melarang keras setiap kader untuk bermain-main dalam organisasi atau melakukan berbagai intrik manuver. Sebab, di Sumbar mataharinya adalah Ketua DPD Demokrat. "Jangan coba-coba (bermain), kalau itu ada akan ditindak tegas. Jangan politisasi sesama kader. Politik itu ke luar, bukan ke dalam," katanya.
Di sisi lain, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah yang menghadiri pelantikan itu juga memuji sosok AHY, anak muda pemimpin partai yang energik. "Kepemimpinan itu terlihat nyata dari AHY," katanya memulai sambutannya.
Baca Juga:Kader Terbaik Partai Demokrat Tewas di Rancaekek, DPC Demokrat: Kasus Ini Akan Dikawal Sampai Tuntas
Kemudian, Mahyeldi mengatakan bahwa masyarakat Sumbar tidak akan pernah lupa dengan perjuangan dan jasa baik Partai Demokrat selama memimpin negeri ini. Bahkan, berkat Demokrat juga tokoh Sumbar menjadi tokoh nasional dan menjadi menteri.
Dia mengucapkan selamat kepada pengurus Partai Demokrat Sumbar yang baru. "Semoga ke depan Demokrat semakin maju dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.