facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

PMK Mewabah, 2 Pasar Ternak di Padang Pariaman Terpaksa Ditutup

Riki Chandra Rabu, 18 Mei 2022 | 15:03 WIB

PMK Mewabah, 2 Pasar Ternak di Padang Pariaman Terpaksa Ditutup
Pedagang di Pasar Ternak Kecamatan Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. [Dok.Antara]

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menutup sementara dua dari tiga pasar ternak di daerah tersebut.

SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menutup sementara dua dari tiga pasar ternak di daerah tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sudah menjangkit sebanyak 59 ekor sapi dan kerbau warga.

"Pasar Ternak Sungai Sariak dan V Koto (Kampuang Dalam) kami tutup selama dua minggu untuk mengantisipasi penyebaran PMK terhadap ternak di Padang Pariaman," kata Kepala Dinas Petenakan dan Kesehatan Hewan setempat Bustanil Arifin, Rabu (18/5/2022).

Ia mengatakan, penutupan tersebut dilakukan karena puluhan ternak di Padang Pariaman terjangkit PMK yang ketika ditelusuri diketahui peternaknya sebelumnya membeli ternak di Pasar Ternak Sungai Sariak.

Ia menjelaskan kedua pasar ternak itu ditutup karena menjadi lokasi yang aktif menjual ternak dibanding tiga pasar lainnya.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran PMK, 2 Pasar Ternak di Daerah Ini Ditutup

"Pasar yang lain tidak aktif sehingga hanya dua pasar ini yang ditutup sementara," katanya.

Ia menyampaikan penutupan dua pasar ternak tersebut dilakukan selama dua pekan karena masa inkubasi virus yang menyerang mulut dan kuku ternak diperkirakan selama 14 hari.

Untuk merealisasikan kebijakan tersebut pihaknya telah membuat Surat Edaran Bupati Padang Pariaman nomor 524/268/Disnakkeswan/V-2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku di Padang Pariaman.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk membantu penutupan pasar ternak sementara.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat sebanyak 59 ternak yang terdiri dari tujuh kerbau dan 52 sapi di daerah itu terkonfirmasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Baca Juga: 59 Ekor Sapi dan Kerbau Warga Padang Pariaman Terinfeksi PMK

"Setelah pemerintah pusat menemukan PMK di Jawa Timur kami pada Jumat (13/5) turun ke lapangan untuk melihat kondisi ternak," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Padang Pariaman Bustanil Arifin di Parik Malintang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait