Fakta Migrain Muncul Usai Konsumsi Karbohidrat dan Gula, Ini Penjelasan Ahli

Sebagian orang merasakan sakit kepala setelah makan makanan tertentu khususnya yang tinggi gula atau karbohidrat olahan, seperti kue cokelat atau pasta.

Riki Chandra
Selasa, 17 Mei 2022 | 13:15 WIB
Fakta Migrain Muncul Usai Konsumsi Karbohidrat dan Gula, Ini Penjelasan Ahli
Foto orang sakit kepala/migrain (unsplash)

Insulin membantu menormalkan gula darah, tetapi terlalu banyak insulin dapat menyebabkan gula darah rendah. Kondisi ini disebut hipoglikemia dan gejalanya antara lain sakit kepala, gemetar, lelah, dan pusing.

Untuk orang yang mengalami migrain, mungkin ada baiknya mencoba mengurangi gula tambahan dan menggantinya demi makanan anti-inflamasi seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan.

Tetapi, karena penelitian tentang hubungan antara diet dan sakit kepala terbatas, Dr. Slavin mencatat, tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan diet khusus yang mencegah migrain.

Melewatkan makan juga sering dilaporkan sebagai pemicu migrain, jadi Dr. Halker Singh menyarankan pasiennya untuk makan makanan bergizi secara teratur, selain cukup tidur, berolahraga secara teratur, dan mengelola stres. (Antara)

Baca Juga:Benarkah Makan Karbohidrat dan Gula Menjadi Penyebab Migrain?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini