facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hilang Sehari, Begini Kondisi Penerbang Paralayang Asal Riau Ditemukan di Hutan Lawang Agam

Riki Chandra Sabtu, 07 Mei 2022 | 18:55 WIB

Hilang Sehari, Begini Kondisi Penerbang Paralayang Asal Riau Ditemukan di Hutan Lawang Agam
Ilustrasi penerbang paralayang. [Dok.Covesia.com]

Kapolsek Matur Iptu Yance Mardi mengatakan, Galih ditemukan dalam kondisi lemas akibat tidak mendapatkan asupan makanan selama 24 jam.

SuaraSumbar.id - Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya menemukan Galih Gani Irawan (16), penerbang paralayang asal Pakanbaru, Riau. Dia ditemukan di kawasan hutan Lawang dalam kondisi selamat pada Sabtu (7/5/2022) siang.

Kapolsek Matur Iptu Yance Mardi mengatakan, Galih ditemukan dalam kondisi lemas akibat tidak mendapatkan asupan makanan selama 24 jam.

"Lokasi juga diguyur hujan dan kondisi suhu cukup dingin di daerah itu," katanya.

Ia mengatakan, Galih langsung dievakuasi oleh tim gabungan yang berasak dari Polres Agam, BPBD Agam, Basarnas Limapuluh Kota, Dandim 0304 Agam, PMI dan lainnya.

Baca Juga: Penerbang Paralayang Pekanbaru Hilang di Puncak Lawang, Basarnas Temukan Parasutnya

Warga Komplek Rajawali 5 Nomor 104 Lanud, Roesmin Rojadin AURI Kota Pekanbaru Provinsi Riau, langsung dibawa ke Puskesmas Matur untuk mendapatkan perawatan.

"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Matur untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Ia mengatakan, korban ditemukan dengan jarak empat kilometer dari Puncak Lawang atau lokasi lepas landas.

Pencarian korban dengan cara melakukan pengecekan titik posisi GPS telpon genggam miliknya.

Dari hasil pengecekan, posisi atlet itu sudah diketahui keberadaanya di dalam hutan daerah Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai Kecamatan Matur, Agam, atau sebelah utara dari Puncak Lawang.

Baca Juga: Arus Balik, Jalur Alternatif ke Pekanbaru di Piladang Sumbar Macet hingga 10 Km

Setelah upaya pencarian dilakukan, pada Sabtu (7/5) sekitar pukul 00.00 WIB atau dini hari Galih belum juga ditemukan, sehingga Dan TIM SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan proses pencarian sementara, karena cuaca hujan lebat dan berkabut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait