SuaraSumbar.id - Masyarakat dibuat resah oleh aksi begal di berbagai daerah. Sebab, selain merampas sepeda motor, mereka juga seringkali melukai atau bahkan membunuh korbannya.
Ada korban yang melawan, seperti Amaq Sinta yang berhasil membunuh 2 dari 4 pembegal yang mengadangnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Amaq Sinta sempat dijadikan tersangka dan ditahan aparat kepolisian. Hal itu membuat tidak hanya warga di daerahnya, tapi juga se-Indonesia protes.
Sebab, bila Amaq Sinta terus ditahan dan dibawa ke pengadilan, bakal menjadi preseden buruk bagi warga yang berhadap-hadapan dengan bekal. Warga kemungkinan tak lagi berani membela diri.
Baca Juga:Polsek Denpasar Selatan Tangkap Pelaku Begal Payudara, Begini Tampangnya
Nah, bila begal berhasil ditangkap polisi, emosi korban juga belum tentu surut karena kelakukan kriminal tersebut di luar batas kemanusiaan.
Apalagi kalau ternyata si begal sedang apes, salah memilih sasaran.
Seperti begal yang sudah tertangkap polisi dan ditahan di sel ini, yang ternyata merampas sepeda motor milik anggota TNI.
Meski sudah ditangkap polisi, kawanan anggota TNI menyambanginya hingga di depan jeruji besi.
Tak ayal, si pembegal itu tertunduk, takut. Hal itu seperti yang terekam dalam potongan video unggahan akun Instagram @Andreli_48, Minggu (17/4/2022).
Baca Juga:Pernyataan Amaq Sinta, Korban Begal Jadi Tersangka Setelah Bebas dari Tuduhan
Dalam video tersebut, tampak begal sudah dijebloskan polisi ke sel tahanan.