Akun @khoirussalam_khoirussalam mencoba mengingatkan bahwa Johnny sering berperan sebagai dokter dalam film, dan dijadikan instrumen menyebar informasi bohong alias hoaks di Indonesia.
"Njirr ini bukannya dokter itu ya."
Hal yang sama dituliskan akun @baralarangga, "Ooh om joni dokter, ni ponakanya banyak."
Sementara akun @pandigeo menuliskan komentar seakan-akan lupa pernah melihat Johnny Sins dalam film.
Baca Juga:Sehari Terjual 400 Kue, Bika Bakar Khas Minang di Medan Ini Jadi Menu Favorit Berbuka Puasa
"Kayak pernah lihat tapi di mana yah."

Dijadikan hoaks
Tahun 2020, saat pandemi covid-19 melanda Indonesia, Johnny juga sempat dijadikan bahan untuk menyebar hoaks oleh orang-orang tak bertanggungjawab.
Akun Facebook Alan Herrera kala itu membuat postingan dengan narasi yang mengklaim ada himbauan dari Dokter Bernard Mahfoudz.
Dalam unggahan itu, ia juga membagikan foto seorang pria berkepala botak yang memakai jas laboratorium warna putih. Foto itu diklaim merupakan Dokter Bernard Mahfoudz.
Baca Juga:Jadwal Sholat dan Buka Puasa Jember 7 April 2022
Tertulis "Dr. Bernard Mahfoudz, Spesialis Anti Vaksin di Amerika Serikat" pada bagian bawah gambar tersebut. Akun Facebook Alan Herrera juga menambahkan narasi seperti berikut ini.