alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Integritas Komnas HAM Sangat Rendah, Anggota DPR RI Kecewa Berat

Riki Chandra Jum'at, 14 Januari 2022 | 09:15 WIB

Integritas Komnas HAM Sangat Rendah, Anggota DPR RI Kecewa Berat
Anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta. [Dok.Antara]

Peringkat integritas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sangat rendah. Kenyataan tersebut membuat anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta kecewa.

SuaraSumbar.id - Peringkat integritas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sangat rendah. Kenyataan tersebut membuat anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta kecewa.

"Sangat mengecewakan, Komnas HAM integritasnya di urutan ke-80 dari 85 kementerian/lembaga hasil penelitian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," katanya, dikutip dari Antara, Jumat (14/1/2022).

Menurutnya, dari beberapa mitra Komisi III, Komnas HAM yang paling rendah dibandingkan mitra lainnya seperti BNN di peringkat 35, KPK peringkat 37 bahkan PPATK di peringkat 1.

Kekecewaan lainnya disampaikan Wayan, terkait para mantan aktivis yang berada di Komnas HAM sudah tidak lantang lagi mengkritisi kebijakan.

Baca Juga: Bukan Cuma untuk Predator Santriwati, Komnas HAM Tolak Seluruh Hukuman Mati di Indonesia

"Saya mantan aktivitis, dulu teman-teman LSM antikorupsi dan pegiat HAM sangat lantang mengkritisi," jelas Wayan.

Terkait evaluasi program Komnas HAM tahun 2021 dan rencana program tahun 2022, Wayan menemukan beberapa hal yang kontradiktif.

Dia mencontohkan kendala yang dipaparkan Komnas HAM yang menyatakan minimnya kepedulian kementerian dan lembaga terhadap pemajuan HAM.

Namun kata Wayan, di halaman laporan lain, kinerja pemajuan HAM mencapai kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan HAM mencapai angka 100 persen.

Menanggapi hal itu, Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik mengatakan, yang dimaksud pemajuan HAM mencapai 100 persen adalah tahap sosialisasi.

Baca Juga: Komnas HAM Ungkap Alasan Tolak Hukuman Kebiri Kimia Herry Wirawan

"Tetapi apakah itu dilaksanakan, kami belum masuk pada ranah tersebut," ucap Ahmad. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait