alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wagub Sumbar Klaim Pembebasan Lahan Tol Padang-Sicincin Padang Pariaman Tinggal Pencairan

Riki Chandra Jum'at, 19 November 2021 | 14:49 WIB

Wagub Sumbar Klaim Pembebasan Lahan Tol Padang-Sicincin Padang Pariaman Tinggal Pencairan
Audy Joinaldy, Wakil Gubernur Sumatera Barat terpilih hasil Pilkada 2020. [Dok.Antara]

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, menyebutkan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah mencairkan Rp 155 miliar.

SuaraSumbar.id - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy, menyebutkan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah mencairkan Rp 155 miliar untuk ganti kerugian 211 bidang tanah masyarakat dalam pembangunan Tol Padang-Pekanbaru di seksi tol Padang-Sicincin.

Dana tersebut sekarang di pegang oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). “Dana sudah ada dan sudah diberikan, sekarang tinggal keyakinan dari PPK untuk segera membayarkannya ke masyarakat,” kata Audy Joinaldy, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Kamis (18/11/21).

Audy mengatakan, saat ini, pihaknya tinggal menunggu keyakinan dari PPK. Kejaksaan Tinggi juga sudah menjamin bahwa jangan khawatir dan takut terhadap pembayaran tersebut.

Menurutnya, surat pembayaran dari LMAN tidak ada yang di pending. PPK belum membayarkan kepada masyarakat mungkin di karenakan khawatir terhadap trauma kasus yang kemarin.

Baca Juga: BIN Gelar Vaksinasi Massal Serentak di Lima Kabupaten di Sumbar

“211 bidang tanah tersebut sudah siap dibayarkan, ada 5 bidang yang masih meragukan. Tapi Insya Allah tidak kenapa-kenapa. Kalau bisa saya ingin besok dibayarkan kepada masyarakat,tetapi LMAN mau klarifikasi ulang lagi hari senin.” katanya.

Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengatakan, sebanyak 211 bidang tanah tersebut tidak lagi bermasalah tentang pembayaran.

“Saya rasa dari yang 211 itu tidak adalah masalah lagi. Saya didatangi berkali-kali oleh masyarakt sampai ke rumah saya, saya mengatakan seolah-olah hutang kepada masyarakat ini milik saya. Mereka ada yang menelepon saya. Ada juga yang berasumsi bahwa kita yang menyimpan dana itu. Saya harap PPK dapat segera membayarkan ganti rugi lahan masyarakat tersebut secepatnya," bebernya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait