Kalori merupakan energi yang berfungsi memicu porses pernapasan dan mempertahankan suhu tubuh. Jika Anda mengonsumsi terlalu sedikit kalori, metabolisme tubuh akan melambat, sehingga berpotensi menyebabkan kelelahan.
Selain itu, untuk mencegah metabolisme tubuh yang melambat, asupan kalori yang dibutuhkan minimal 1.200 kalori per hari.
4. Kurangnya asupan protein
Penyebab Anda merasa lelah adalah kurangnya asupan protein. Selain terbukti meningkatkan metabolisme, protein dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus mencegah kelelahan.
Baca Juga:Pentingnya Menjaga Kebugaran Tubuh Selama Pandemi, Ini Kata dr Arie Sutopo
Dalam sebuah penelitian, tingkat kelelahan yang dilaporkan lebih rendah di antara mahasiswa Korea yang meengonsumsi protein tinggi. Seperti ikan, daging, telur, dan kacang-kacangan yang dikonsumsi dua kali sehari.
Studi lain juga menunjukkan, diet tinggi protein cenderung menghasilkan lebih sedikit kelelahan bagi atlet angkat besi dan orang yang melakukan latihan ketahanan.
5. Tingkat stres tinggi
Faktor penyebab kelelahan terjadi adanya tingkat stres yang tinggi, sehingga dampaknya bisa menurunkan kualitas hidup Anda. Meski stres merupakan hal yang normal, beberapa penelitian menemukan stres berlebihan telah dikaitkan dengan penyebab kelelahan.
Sebuah studi yang dilakukan pada mahasiswa, menemukan mereka yang menghindari stres menyebabkan tingkat kelelahan terbesar. Meski tidak mudah menghindari situasi stres, perlu adanya strategi dalam mengelola stres. Misalnya dengan melakukan yoga maupun meditasi.
Baca Juga:Ilmuwan: Pasien Sembuh Corona Bisa Alami Sesak Napas dan Mudah Kelelahan