Stok Dosis Vaksin di Kabupaten Solok Habis, Warga Terkendala Bikin Suket Vaksinasi

Pemprov Sumbar menjanjikan dosis vaksin berikutnya pada Kamis (15/7/2021).

Riki Chandra
Rabu, 14 Juli 2021 | 15:45 WIB
Stok Dosis Vaksin di Kabupaten Solok Habis, Warga Terkendala Bikin Suket Vaksinasi
Ilustrasi Vaksin Covid

SuaraSumbar.id - Stok vaksin di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kelangkaan. Kondisi ini menyulitkan sejumlah masyarakat yang ingin mendapatkan surat keterangan keterangan (suket) vaksinasi untuk bepergian ke wilayah PPKM Darurat.

Salah seorang warga Kabupaten Solok, Efil (36) mengatakan, rekannya bernama Anton hendak menjalani vaksinasi ke Puskemas Selayo, Kecamatan Kubung pada hari Rabu (14/7/2021). Namun sampai di sana, petugas kesehatan menyebutkan bahwa dosis vaksin sudah habis.

Setelah itu, petugas mengarahkan Anton ke kantor Wali Nagari Koto Baru lantaran di sana juga berlangsung vaksinasi Covid-19.

"Ternyata di sana katanya dosis vaksin tersisa sekitar 40-an, sedangkan orang yang mengantri sudah lebih seratusan," cerita Efil.

Baca Juga:Bantah Rampas Tanah Warga, Ketua DPRD Kabupaten Solok: Saya Punya Surat Jual Beli

Selain Anton, ada juga rekannya bernama Almen yang berprofesi sebagai sopir. Dia tidak bisa menambang lantaran belum menjalani vaksinasi Covid-19.

"Tadi dia ke Puskesmas Jua Gaek di Cupak, tapi sampai di sana dituliskan vaksin sudah habis," katanya.

Kelangkaan vaksin ini dibenarkan Kasi Surveilen dan Administrasi Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Marjohan. Menurutnya, stok vaksin saat ini memang sudah habis.

Pihaknya juga belum mengetahui kapan realisasi dosis tambahan. Sebab, kedatangan vaksin tergantung dari pemerintah pusat dan Dinkes Kabupaten Solok hanya menunggu intruksi dari Pemprov Sumbar.

"Memang stok vaksin tahap sekarang sudah habis. Kami dapat vaksin hanya sedikit-sedikit dari pemerintah provinsi. Kadang sekali atau dua kali kegiatan sudah habis," katanya kepada dihubungi SuaraSumbar.id, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga:Ketua DPRD Kabupaten Solok Dipolisikan, Dugaan Kasus Perampasan Tanah

Menurutnya, Pemprov Sumbar menjanjikan dosis vaksin berikutnya pada Kamis (15/7/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini