alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tolak Lockdown, Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih PPKM Mikro

Riki Chandra Rabu, 23 Juni 2021 | 20:15 WIB

Tolak Lockdown, Ini Alasan Presiden Jokowi Pilih PPKM Mikro
Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar / [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Menurut Jokowi, kasus Covid-19 Indonesia beberapa hari terakhir memang mengalami kenaikan. Bahkan muncul adanya varian baru virus Corona.

SuaraSumbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk mengendalikan Covid-19 hingga ke level terkecil.

Hal ini disampaikan Jokowi merespon adanya desakan PSBB dan Lockdown total mengingat lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

"Pemerintah telah memutuskan PPKM mikro masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk menghentikan laju penularan Covid-19 hingga ke tingkat desa atau langsung ke akar masalah, yaitu komunitas," kata Jokowi dalam jumpa pers yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (23/6/2021).

Menurut Jokowi, kasus Covid-19 Indonesia beberapa hari terakhir memang mengalami kenaikan. Bahkan muncul adanya varian baru virus Corona.

Baca Juga: PPKM Sumut Diperpanjang, Tempat Hiburan Hingga Pusat Perbelanjaan Tutup Jam 20.00

"Kita masih harus menghadapi ujian berat menghadapi cobaan berat, karena beberapa hari terakhir ini wabah Covid-19 kembali merebak kembali meningkat dan juga adanya varian baru yang lebih mudah menular," ucap dia.

Jokowi menyebut pilihan kebijakan penerapan PPKM Mikro ditetapkan karena pemerintah telah mempelajari beberapa opsi penanganan Covid-19 dan memperhitungkan aspek sosial, politik dan ekonomi.

Bahkan telah mempelajari pengalaman dari negara-negara lain dalam mengendalikan Covid-19.

"Pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan covid 19 dengan memperhitungkan kondisi ekonomi, kondisi sosial, kondisi politik di negara kita Indonesia dan juga pengalaman-pengalaman dari negara lain," tuturnya.

Kendati demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyambut baik usulan PSBB dan Lockdown, lantaran kenaikan kasus yang menyebabkan tingkat keterisian tempat tidur meningkat tajam.

Baca Juga: Indonesia Tak Terapkan Lockdown, Ini Alasan Presiden Jokowi

"Pemerintah telah menerima banyak masukan masukan dan tentunya kami menyambut baik setiap masukan baik pribadi, kelompok ataupun masyarakat termasuk usulan untuk memberlakukan kembali PSBB dan lockdown mengingat lonjakan kasus positif yang sangat pesat," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait