facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sapi Merah 'Sempurna' Lahir di Israel, Benarkah Tanda-tanda Akhir Zaman?

Riki Chandra Kamis, 27 Mei 2021 | 09:40 WIB

Sapi Merah 'Sempurna' Lahir di Israel, Benarkah Tanda-tanda Akhir Zaman?
Heboh Tanda Akhir Zaman, Gara-gara Sapi Merah 'Sempurna' Lahir di Israel. (YouTube/The Temple Institute)

Kisah sapi merah memang dikaitkan dengan nubuat akhir zaman menurut kepercayaan orang Kristen maupun Yahudi.

SuaraSumbar.id - Kelahiran seekor sapi merah yang diklaim sempurna di Israel membuncah publik. Pasalnya, momen itu dinyatakan sebagai kelahiran anak sapi merah pertama kali dalam 2.000 tahun terakhir dan dikaitkan dengan hari kiamat.

Kelahiran sapi merah itu diumumkan oleh The Temple Institute. Menurut pemeriksaan ekstensif yang dilakukan oleh para rabbi Yahudi, warna kulit sapi itu diklaim benar-benar merah sempurna tanpa noda maupun cacat.

Sontak, hal itu langsung dikaitkan oleh publik dengan tanda-tanda akhir zaman seperti yang tertulis di Alkitab. Kendati demikian, tidak disebutkan secara rinci tanggal dan lokasi anak sapi merah itu lahir.

“Anak sapi betina merah membawa janji untuk mengembalikan kemurnian Alkitab kepada dunia,” ujar The Temple Institute dalam pengumumannya seperti dikutip dari Terkini.id - jaringan Suara.com, Rabu (26/5/2021).

Baca Juga: Penceramah Sebut Gerhana Makin Sering Terjadi Jelang Akhir Zaman

Kisah sapi merah memang dikaitkan dengan nubuat akhir zaman menurut kepercayaan orang Kristen maupun Yahudi.

Menyadur dari Daily Mirror, kisah kelahiran dan pengorbanan sapi merah akan menjadi tanda pembangunan Bait Suci (Kuil Suci) Ketiga di Yerusalem. Kalangan Yahudi Ortodoks percaya pembangunan kembali Bait Suci Ketiga akan terjadi sebelum kedatangan Mesias.

Beberapa teolog (ahli ilmu ketuhanan) juga percaya bahwa pembangunan Bait Suci Ketiga dikaitkan dengan ‘Hari Penghakiman’ atau akhir zaman saat kedatangan Mesias.

Sejarah mencatat Bait Suci sudah hancur sebanyak dua kali. Pertama dibangun oleh Salomo sekitar abad ke-10 SM untuk menggantikan Kemah Suci.

Bangunan itu dihancurkan oleh bangsa Babel di bawah kepemimpinan Nebukadnezar pada tahun 586 SM. Sedangkan Bait Suci kedua dihancurkan oleh orang Romawi ketika terjadi pemberontakan umat Yahudi pada tahun 70 Masehi.

Baca Juga: Heboh Tanda Akhir Zaman, Gara-gara Sapi Merah 'Sempurna' Lahir di Israel

Meski dua Bait Suci telah hancur, rencana pembangunan Bait Suci Ketiga telah disiapkan. The Temple Institute dan organisasi lainnya dibentuk demi tujuan membangun Bait Suci Ketiga di Gunung Moriah atau Temple Mount.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait