facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gadis Kecil Tewas di Ladang Gambir Limapuluh Kota Diduga Korban Pembunuhan

Riki Chandra Jum'at, 23 April 2021 | 05:15 WIB

Gadis Kecil Tewas di Ladang Gambir Limapuluh Kota Diduga Korban Pembunuhan
Ilustrasi mayat. [Antara]

Korban ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi dikubur di ladang gambir, kata Waka Polres Limapuluh Kota, Kompol Russirwan.

SuaraSumbar.id - Polisi masih menyelidiki penyebab kematian seorang gadis berusia 12 tahun di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Kuat dugaan, gadis berinisial SR itu dibunuh oleh ayah tirinya. Polisi pun telah mengamankan ayah tiri korban yang jasadnya ditemukan dikubur di sekitar kebun gambir setelah dilaporkan hilang selama 4 hari.

“Yang bersangkutan (ayah tiri korban) sudah diamankan," kata Waka Polres Limapuluh Kota, Kompol Russirwan, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara,com, Kamis (22/4/2021).

Sebelumnya, masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, digegerkan dengan penemuan mayat seorang gadis perempuan berinisial SR (12), Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: 4 Hari Hilang, Gadis Kecil Tewas, Jasadnya Dikubur di Ladang Gambir 50 Kota

Jasad gadis kecil yang dilaporkan hilang sejak Minggu (18/4/2021) itu, ditemukan masyarakat terkubur di kawasan peladangan gambir di Jorong Koto Tinggi, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka. Lokasi penemuannya berjarak sekitar 3 kilometer dari kediaman korban.

Informasinya, lokasi penguburan korban seperti sudah dibongkar binatang dan kaki korban yang menyumbul dari dalam tanah. Lantas, kaki itulah yang mengeluarkan aroma tak sedap hingga akhirnya membawa masyarakat menemukan gadis malang itu.

“Korban ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi dikubur di ladang gambir,” kata Waka Polres Limapuluh Kota, Kompol Russirwan.

Korban malang ini dilaporkan hilang sejak Minggu (18/4/2021) pagi. Saat itu, korban ditinggalkan di rumahnya bersama ayah tiri dan adik perempuannya. Sedangkan ibu kandung korban pergi bekerja bersama kakak perempuannya.

Di hari yang sama, sekitar pukul 14.00 WIB, ibu korban pulang bekerja dan tidak mendapati korban ada di rumah. Ibunya beranggapan korban masih bermain di rumah temannya.

Baca Juga: Limapuluh Kota Zona Merah Covid-19, Siswa Belajar dari Rumah

Namun sampai sore, korban juga tak kunjung pulang kerumah. Akhirnya, ibu kandung korban pub mulai cemas dan berusaha mencari keberadaan korban hingga tengah malam dan ternyata tidak membuahkan hasil.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait