SuaraSumbar.id - Meninggalnya Syekh Ali Jaber menambah daftar panjang ulama di Indonesia yang meninggal selama Januari 2021. Hal ini diungkap Babe Haikal Hassan melalui akun Twiteernya.
Haikal Hassan juga mengenang kebersamaannya dengan ulama kondang ketika berada di Palestina.
Lewat beberapa cuitan di akun Twitternya, Haikal Hassan memberikan informasi tentang 11 nama ulama yang meninggal di awal tahun 2021. Termasuk di dalamnya adalah Syekh Ali Jaber.
"Ulama Wafat Bulan Jan 2021 Hb Ja’far AlKaff Kudus, KH. Muhaimin Asnawi Magelang, KH. Abd. Nachrowi Bogor,"tulis Haikal Hassan.
Baca Juga:Irfan Hakim: Syekh Ali Jaber Ajarkan Saya Baca Al Fatihah yang Benar
Selain ulama dari Kudus, Magelang, dan Bogor, Haikal Hassan juga menyebut nama ulama yang berasal dari Krapyak, Bangkalan, Bondowoso, dan Kediri."KH. Muh Najib Krapyak, Drs. M. Sai, M. HI, KH. M. Nuruddin A. R. Bangkalan," lanjutnya.
"Hb Abubakar AlHamid Bondowoso, KH. Zainuddin Badrus Kediri, KH. A. Yasin Asmuni, Drs. H. Ibnu Hazen, Sy.Ali Jaber," pungkas Haikal Hassan.
Unggahan tersebut menuai beragam komentar dari warganet. Salah satu dari mereka menyebut wafatnya para ulama adalah musibah yang besar dan nyata.
"Sebagai pengingat kalau kita sedang mengalami musibah besar dan paling nyata, yaitu wafatnya para ulama. Persiapkan diri, mulai belajar, yang belum taubat bersegera sebelum terlambat," tulis warganet dengan akun @jellypa****
Ada juga warganet yang mengingatkan soal kesempatan bagi manusia untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan.
Baca Juga:Tak Sempat Jumpa, Imam Gimbal Kejer di Pemakaman Syekh Ali Jaber
"Orang sholeh dan baik itu selalu cepat dipanggil sama Alloh yah, lalu kita yang masih hidup berarti nggak baik dong? Bukan, kita hanya diberikan bonus dan kesempatan sama Alloh untk memperbaiki diri agar suatu saat jika Alloh panggil kita sudah ada tabungan pemberat amal kebaikan," tulis warganet dengan akun @Ndev_***
Sebelumnya, Haikal Hassan mengunggah kenangan bersama Syekh Ali Jaber saat mendengar beliau telah berpulang. Ia menyebut sempat kontak via telepon dengan Syekh Ali Jaber sebelum beliau wafat.
"Kenangan mengantar almarhum ke bumi Palestina... Beberapa hari sebelum meninggal, beliau telp, WA, bercerita kembali pengalaman saat saya mengantarnya ke MasjdilAqsho dan almarhum ingin jalan-jalan lagi dengan saya," tulisnya.